Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Avast Anti-Theft Bantu Atasi Pencurian Ponsel

Ahad 21 Aug 2016 10:41 WIB

Red: Winda Destiana Putri

Avast Anti-Theft

Avast Anti-Theft

Foto: Phone Arena

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aplikasi Avast Anti-Theft versi terbaru yang tersedia secara gratis bantu pengguna atasi pencurian ponsel. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna menemukan lokasi, mengunci, menghapus dan bahkan membunyikan alarm pada ponsel yang hilang atau dicuri dari perangkat mobile lain atau desktop manapun.

Dalam keterangan resmi, Ahad (21/8) Avast Software menyebutkan, Anti-Theft tersebut dapat digunakan misalnya ketika ponsel dicuri atau hilang. Pengguna cukup mengirim perintah short message service (SMS) ke ponsel tersebut atau mengunduh Avast Anti-Theft secara gratis pada perangkat Android lainnya untuk mengirim perintah jarak jauh.

Dengan perintah tersebut, yang bisa juga dikirim melalui internet melalui akun Avast, pengguna akan mendapatkan akses penuh kesemua fitur yang disediakan oleh Avast Anti-Theft.

Semua fitur tersebut pada awalnya hanya tersedia bagi para pengguna premium, namun kini telah tersedia secara gratis di antaranya Fitur Theftie memiliki kemampuan untuk memotret wajah maling yang mencuri ponselnya, Sound Recording untuk merekam suara sekitar pencuri sehingga dapat menentukan keberadaan ponselnya.

Kedua fitur tersebut dapat memberikan petunjuk penting dalam menemukan perangkat yang hilang atau dicuri dan mengembalikannya ke pemilik yang sah.

"Dengan Avast Anti-Theft, selain menemukan lokasi perangkat mereka yang hilang, pengguna dapat menghapus semua data untuk berjaga-jaga seandainya perangkat mereka tidak bisa ditemukan," Gagan Singh, president of mobile, Avast.

Avast Anti-Theft tersedia untuk sistem operasi Android dan dapat diunduh secara gratis di https://www.avast.com/en-us/anti-theft.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA