Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Kiat Diler Mobil Bekas Menjual Dagangannya

Ahad 14 Aug 2016 17:43 WIB

Red: Hiru Muhammad

Penjualan Mobi Bekas. Pegawai mengelap mobil yang dipajang salah satu showroom di pusat penjualan mobil bekas Mangga Dua, Jakarta, Rabu (2/7).(Republika/ Wihdan).

Penjualan Mobi Bekas. Pegawai mengelap mobil yang dipajang salah satu showroom di pusat penjualan mobil bekas Mangga Dua, Jakarta, Rabu (2/7).(Republika/ Wihdan).

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penjualan mobil bekas di tanah air, terutama jenis multi purpose vehicle (MPV) tetap menjadi potensi bisnis yang menjanjikan. Di wilayah Jawa tengah seperti Semarang, diler kendaraan bekas mampu menjual hingga 100 unit dalam waktu kurang dari satu bulan. 

Dari jumlah tersebut, kendaraan serbaguna seperti Avanza atau Xenia masih mendominasi penjualan mobil bekas. Tidak hanya di Semarang saja, melainkan juga di sejumlah kota besar lain seperti Surabaya, Semarang ataupun Yogyakarta. Selain MPV, di urutan kedua yang juga diminati adalah kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) ataupun sedan. "Di Semarang Avanza dan Xenia masih banyak dicari orang," kata Chandra Sidik, Head of Marketing and Public Relations Carmudi.co.id.

Hal itu tidak terlepas dari gabungan strategi penjualan secara off line maupun on line yang dilakukan perusahaan diler mobil bekas bekerjasama dengan situs jual beli. Strategi tersebut dilakukan dengan membuka bursa jual beli kendaraan, Carmudi sentra otomotif (Carsentro). "Strategi pemasaran terpadu ini akan mampu meningkatkan penjualan kendaraan bekas," kata Subir Lohani, CEO Carmudi.co.id, di sela ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, Sabtu (13/8).

Di Semarang, pihaknya membuka layanan penjualan dengan memanfaatkan lahan parkir kendaraan yang ada. Di lahan seluas 2 ribu meterpersegi, sejumlah diler mobil bekas dapat dengan leluasa memajang produk yang dijualnya. Dengan strategi tersebut, konsumen dapat melihat atau memilih langsung kendaraan yang diminatinya. 

Keberhasilan strategi penjualan tersebut tampaknya akan dikembangkan ke sejumlah kota lain di pulau Jawa. Sampai kini sudah 20 kota seperti Surabaya, Yogyakarta dan Solo yang telah dibidik untuk megembangkan sistem penjualan Carsentro tersebut.  Pihaknya juga menjamin kualitas kendaraan yang dijual dengan adanya inspeksi dari petugas yang memeriksa kelayakan kendaraan sebelum dilepas ke konsumen. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA