Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Inilah Alasan Ustadz Arifin Ilham Izinkan Putranya Menikah, Meski Baru 17 Tahun

Senin 08 Aug 2016 22:13 WIB

Red: Irwan Kelana

Ustadz Muhammad Arifin Ilham memeluk putranya, Muhammad Alvin Faiz, seusai prosesi pernikahan di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2016).

Ustadz Muhammad Arifin Ilham memeluk putranya, Muhammad Alvin Faiz, seusai prosesi pernikahan di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2016).

Foto: Dok Azzikra

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Putra sulung Ustadz Muhammad Arifin Ilham, yakni Muhammad Alvin Faiz (17 tahun), menikahi seorang mualaf  bernama Larissa Chow. Akad nikah tersebut dilaksanakan di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/8/2016) ba’da shalat Shubuh berjamaah.

Sebagai seorang ayah, Ustadz Arifin Ilham sangat bangga dan bahagia terhadap keberanian  putra tertuanya mengambil jalan yang penuh keberkahan dan keselamatan, yakni menikah. Inilah nasehat pernikahan Ustadz Arifin Ilham untuk Muhammad Alvin Faiz. Termasuk di dalamnya alasan Ustadz Arifin mengizinkan putranya menikah, meski usianya baru 17 tahun.

Assalaamu alaikum wa rahmatullah wa barkaatuhu.
Subhanallah walhamdulillah untuk anakku tersayang nanda Muhammad Alvin Faiz: "BarakAllah laka wa barakAllah alaika wa jamaa bainakuma blikhoiri.
 
Engkau anak abi pertama.  Di usiamu 17 tahun, engkau melewati sidang di Pengadilan Agama Bogor untuk izin nikah karena usia pun  belum 19 tahun.
 
Nikah segera pilihanmu adalah takdir-Nya terindah. Nikah itu ridho Allah.  Nikah itu sunnah utama Rasulullah. Pintu KESELAMATAN. Pembuka rizki. Jalan bertabur keberkahan.

Karena  engkau takut berzina, dan memilih jalan Allah, engkau akan melihat keagungan dan pertolongon Allah itu luar biasa. Doa para ulama, guru, para sahabat, para santri, dan jamaah zikir.
 
Engkau generasi zikir. Engkau penerus Rasulullah. Perjuangan tidak sepanjang umur abi.

Nikah subuh penuh rahmat dan berkah Allah. Engkau nikahi seorang putri muallafah. Engkau bimbing papa dan omanya pun masuk Islam. Tiga generasi sekaligus bersyahadat.

Abi bangga saat membuka kamarmu di tengah malam sedang engkau dalam sujud.  Alhamdulillah syukur tangis abi saat wisuda Alvin bersama adikmu Amer saat wisuda haafidz Alqur'an di  Masjid At Taqwa Cirebon.  Engkau mabit di masjid. Abi senang cium Alvin setiap kali bertemu.

Anakku, insya Allah engkau generasi Robbani untuk agama mulia ini, umat Rasulullah, negerimu dan keluargamu. "Abi tidak rela api sekecil korek api sekalipun menyentuh tubuhmu nak, apalagi api neraka jahanam, inilah yang membuat abi buka jalan pernikahanmu, karena ingin Alvin, abi dan kita semua selamat, abi tidak ingin hati, pikiran, mata, telinga Alvin berbuat maksiat!"

"Ingat anakku sayang, kalau kita full heart taat kepada Allah, belum di akhirat di dunia sebentar inipun Allah bahagiakan kita dulu, "...Allah gembirakan di dunia dan apalagi di akhirat..." (QS Yunus 61-63)

"Selamat hidup baru anakku sayang, jadilah imam teladan dalam ketaqwaan, dan semoga istrimu menjadi bidadari sholehah dan anak cucu keturunan Alvin membahagiakan dunia akhirat...aamiin".

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA