Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

ESDM Dampingi Masyarakat Mukomuko Kelola PLTS

Selasa 02 Aug 2016 23:19 WIB

Red: M Akbar

Karyawan berada di Gedung Kementerian ESDM di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/9).    (Republika/Yasin Habibi)

Karyawan berada di Gedung Kementerian ESDM di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/9). (Republika/Yasin Habibi)

Foto: Republika/ Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, MUKOMUKO -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menempatkan dua personel untuk mendampingi masyarakat yang menerima bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, dalam mempersiapkan pengelolaan pembangkit listrik tersebut.

"Dua personel itu tenaga lepas dari Kementrian ESDM. Mereka bertugas mendampingi masyarakat dalam mempersiapkan pengelolaan PLTS," kata Kabid ESDM Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mukomuko Bhaktiar Sopian di Mukomuko, Selasa (2/8).

Bhaktiar menyebutkan, sebanyak 300 keluarga masyarakat menerima bantuan PLTS tahun ini. Masyarakat ini dari Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang dan Gajah Makmur, Kecamatan Malin Deman.

Ia mengungkapkan, dua desa ini berada jauh dari ibu kota kabupaten sehingga belum memiliki jaringan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Bantuan PLTS ini khusus untuk masyarakat yang berada di wilayah yang jauh dari jangkauan jaringan listrik PLN," ujarnya.

Ia mengatakan, dua personel lepas dari Kementrian ESDM ini yang akan membantu masyarakat dalam pengelolaan PLTS. Sehingga penggunaan pembangkit listrik itu tepat guna.

Selain itu, katanya, tugas personel ini untuk memastikan masyarakat yang menerima bantuan dari pemerintah bisa mengerti cara mengoperasikan dan merawat PLTS tersebut.

"Bantuan dari pemerintah itu berupa pelatihan keterampilan agar masyarakat memahami cara mengoperasikan bantuan PLTS tahun ini," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA