Friday, 19 Zulqaidah 1441 / 10 July 2020

Friday, 19 Zulqaidah 1441 / 10 July 2020

Pesawat Tujuan Pekanbaru Dialihkan ke Batam

Jumat 29 Jul 2016 11:12 WIB

Red: Nidia Zuraya

 Landasan pacu tidak beroperasi karena diselimuti kabut asap di Bandara Sultan Syarif Kasim II, di Pekanbaru, Riau.  (Antar/Rony Muharman)

Landasan pacu tidak beroperasi karena diselimuti kabut asap di Bandara Sultan Syarif Kasim II, di Pekanbaru, Riau. (Antar/Rony Muharman)

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Pesawat Garuda Indonesia GA-170 dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta tujuan Pekanbaru Riau terpaksa dialihkan ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam akibat cuaca buruk di bandara tujuan.

"Iya, pesawat itu mendarat di Batam pukul 08.35 WIB dan terbang menuju Pekanbaru pukul 09.20 WIB setelah cuaca bandara tujuan membaik," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Jumat (29/7).

Pesawat Boeing 737-800-NG tersebut, kata dia, mengangkut sebanyak 121 orang. Pesawat sempat berputar-putar diatas Pekanbaru untuk mencoba mendarat namun akhirnya pilot memilih mendaratkan pesawat di Hang Nadim.

"Selama di Batam penumpang tetap di dalam pesawat. Setelah beberapa saat menunggu akhirnya mendapat konfirmasi bahwa cuaca bandara tujuan membaik sehingga pesawat bisa diterbangkan," kata dia.

Suwarso mengatakan, hingga saat ini hanya ada satu pesawat Garuda Indonesia tersebut yang dialihkan ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam. "Hingga saat ini hanya satu penerbangan itu saja dialihkan ke Batam. Penerbangan Batam-Pekanbaru dan sebaliknya juga masih sesuai jadwal," kata Suwarso.

Meskipun cuaca di sekitar Hang Nadim Batam pada Jumat (29/7) pagi sempat diselimuti awan tebal, namun masih memungkinkan bagi pesawat mendarat dengan baik. "Pagi sempat mendung pekat dan galap. Namun hujan tidak jadi turun dan kini cuaca dan jarak pandang kembali normal seperti biasa," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA