Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Sodik Mudjahid, Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Angka Kemiskinan Turun Diragukan

Selasa 19 Jul 2016 17:00 WIB

Red:

BPS mengklaim angka kemiskinan turun, bagaimana tanggapan Anda?
Angka penurunan kemiskinan yang dilansir BPS masih meragukan di tengah daya beli masyarakat yang kian menurun dalam kondisi perekonomian saat ini.

Mengapa Anda masih meragukan data BPS?

Dengan kondisi saat ini, BPS harus melakukan crosscheck dengan data di Kementerian Sosial dulu. Sebab, angka kemiskinan ini menjadi tanggung jawab dan harus dikonfimasi dan diverifikasi dengan Kementerian Sosial. Apalagi, dari data tahun lalu angka kemiskinan kita naik sekitar satu persen.

Sejauh ini, apakah program pemerintah sudah terlihat berpengaruh pada penurunan angka kemiskinan?

Kami sering melakukan kunjungan ke lapangan untuk melihat daerah-daerah yang memang memiliki angka kemiskinan besar. Hasilnya, kami melihat program yang dilakukan pemerintah sejauh ini masih belum berdampak pada pengurangan jumlah masyarakat miskin.

Malahan, ada masyarakat yang sudah dibantu program pemerintah selama bertahun-tahun. Artinya, mereka tidak berkembang untuk mengentaskan kemiskinan.

Bagaimana seharusnya program pemerintah mengatasi angka kemiskinan ini?

Sekarang, yang harus dilakukan adalah melakukan sinkronisasi kinerja antarkementerian karena banyak program Kementerian yang mirip, yaitu memberatas kemiskinan.

Contohnya bagaimana?

Misalnya, Kementerian Sosial punya program peningkatan UMKM bagi masyarakat kurang mampu. Nah, Kementerian Koperasi dan UKM juga punya. Belum lagi, program di Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Pertanian yang menyasar nelayan serta petani agar bisa tumbuh dan tidak jadi masyarakat miskin, pasti ada sangkut pautnya sama Kementerian Sosial.

Sejauh ini, mereka sudah terlihat menjalin kerja sama dalam mengatasi kemiskinan?

Masih belum. Kalau ada evaluasi di masing-masing kementerian tentang pengentasan kemiskinan saja masih sulit, apalagi saat program sinkronisasi, mereka masih lemah. Padahal, yang paling penting adalah komitmen dan kerja sama antarkementerian untuk mengurangi angka kemiskinan ini.      Oleh Debbie Sutrisno, ed: Ferry Kisihandi

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA