Arus Balik Terpantau Ramai di Lintas Jalinsum Lampung

Red: Winda Destiana Putri

 Ahad 10 Jul 2016 07:24 WIB

Ratusan kendaraan antre untuk memasuki kapal tujuan Bakauheni di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (2/7). Puncak arus mudik di Pelabuhan Merak diperkirakan terjadi pada hari ini sabtu (2/7) hingga Ahad (3/7). Foto: Republika/Raisan Al Farisi Ratusan kendaraan antre untuk memasuki kapal tujuan Bakauheni di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (2/7). Puncak arus mudik di Pelabuhan Merak diperkirakan terjadi pada hari ini sabtu (2/7) hingga Ahad (3/7).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Arus balik pemudik masih ramai melintas di Jalinsum Lampung menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, sedangkan arus balik dari Jawa ke Sumatera juga kerap melintas di jalan itu.

Dilaporkan Ahad (10/7) sejumlah titik Jalinsum Lampung dipadati kendaraan arus balik ke Pelabuhan Bakauheni yang tidak hanya didominasi kendaraan pribadi, tetapi juga motor.

Arus balik dari Jawa ke Sumatera, yang menyeberang dari Pelabuhan Merak Banten ke Bakauheni Lampung, juga terlihat melintas di Jalinsum, dan umumnya adalah kendaraan roda empat.

Peningkatan arus balik pemudik diperkirakan terjadi pada Ahad ini karena para aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja sektor formal akan bekerja mulai Senin (11/7).

Sehubungan itu, kanalisasi jalur motor di Bakauheni akan diberlakukan, serta penjualan tiket penyeberangan akan dilaksanakan juga di luar areal pelabuhan, yakni di Kalianda Lampung Selatan.

Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin, saat meninjau Pelabuhan Bakauheni, menjamin tidak ada kemacetan yang mengganggu pemudik menempuh perjalanan menuju daerah asalnya di Provinsi Lampung.

Ia juga menyebutkan, telah menginstruksikan jajarannya agar pelakukan pengamanan dan pengawalan ekstra terhadap kegiatan mudik lebaran tahun ini.

"Kendaraan yang parkir di bahu jalan juga sudah kita arahkan agar tidak sembarangan menggunakan jalan raya sebagai tempat berhenti, karena bisa memicu kemacetan," katanya.

Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdia Saputra mengatakan pihaknya telah memaksimalkan penempatan personel guna mengawal arus balik lebaran.

"Sekitar 300 personel kami siapkan sebagai upaya mengantisipasi kemacetan di wilayah pelabuhan," katanya.

Untuk jalur-jalur mudik-balik yang melintasi tempat wisata, aparat kepolisian melakukan pengaturan buka tutup agar tidak mengganggu arus balik pemudik menuju pelabuhan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X