Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Sekjen PBB Kecam Rencana Israel

Selasa 05 Jul 2016 17:30 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon di Markas PBB, Jumat, 2 Oktober 2015.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon di Markas PBB, Jumat, 2 Oktober 2015.

Foto: AP Photo/Kevin Hagen

REPUBLIKA.CO.ID, PBB, NEW YORK -- Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengutuk keras keputusan Israel melanjutkan rencana pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat Sungai Jordan dan Jerusalem Timur. Ban kembali menyatakan "permukiman itu tidak sah berdasarkan hukum internasional".

"Sekretaris Jenderal dengan keras mengecam keputusan oleh pemerintah Israel untuk melanjutkan rencana pembangunan sebanyak 560 rumah di Permukiman Maale Adumim di Tepi Barat, serta rencana untuk membangun 240 rumah di sejumlah permukiman di wilayah pendudukan Jerusalem Timur," kata satu pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara Ban, Senin (4/7) waktu setempat.

"Ini menimbulkan pertanyaan hukum mengenai keinginan lama Israel, yang ditambah dengan berlanjutnya pernyataan beberapa menteri Israel yang menyerukan pencaplokan Tepi Barat," kata pernyataan tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memutuskan untuk mengizinkan perluasan satu permukiman di Tepi Barat segera setelah penikaman hingga tewas seorang anak perempuan Israel yang berusia 13 tahun, kata beberapa laporan pada Ahad (3/7).

PBB dan sebagian besar negara menganggap permukiman Yahudi tidak sah sebab wilayah tempat permukiman tersebut dibangun direbut oleh Israel dalam Perang 1967 dan oleh karena itu menjadi objek Konvensi Jenewa, yang melarang pembangunan di tanah pendudukan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA