Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Gagal Tercipta All Indonesian Final di Cina Taipei Open 2016

Sabtu 02 Jul 2016 14:00 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Pasangan Hafiz Faisal/Shella Devi Aulia

Pasangan Hafiz Faisal/Shella Devi Aulia

Foto: PBSI

REPUBLIKA.CO.ID, TAIPEI -- Peluang All Indonesian Final gagal diciptakan pasangan ganda campuran Indonesia di turnamen Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2016. Kekalahan Hafiz Faisal/Shella Devi Aulia atas Zheng Siwei/Chen Qingchen (Cina), membuat Indonesia tinggal menyisakan Riky Widianto/Gloria Emanuelle Widjaja di semifinal.

Hafiz/Shela ditundukkan Zheng/Chen dalam dua game langsung dengan skor 14-21, 13-21. Melihat kekuatan di atas kertas, kedua pasangan ini bisa dibilang cukup imbang. Hafiz/Shella kini berada di peringkat 40 dunia, sementara Zheng/Chen di posisi 38.

Namun Zheng/Chen yang tampil lebih stabil, jarang membuat kesalahan sendiri. Sebaliknya Hafiz/Shela terlalu mudah memberikan kesempatan bagi Zheng/Chen untuk menyerang pertahanan mereka. Ketika dapat satu poin, Hafiz/Shella kemudian kehilangan banyak poin secara beruntun.

Di awal permainan, Hafiz/Shella bisa mengimbangi permainan lawan, namun setelah interval game, perbedaan perolehan angka kembali jauh.

“Kami tidak tahan dengan pola main mereka, sebetulnya di awal kami bisa mengimbangi, tetapi di tidak bisa konsisten. Sementara Zheng/Chen bisa bermain konsisten, dari awal sampai akhir mereka mainnya dengan pola yang sama terus,” jelas Hafiz seperti dikutip rilis PBSI, Sabtu (2/7).

“Menghadapi mereka, kami harus menghindari bola ke arah Chen yang ada di depan net. Jadi yang main lebih banyak Zheng, kita gebuk kanan kiri, dia agak kesusahan juga. Tetapi kualitas drive pasangan ini memang bagus, kami kurang tahan, banyak matinya di sini. Kami sering buru-buru karena mau memberi pukulan datar, malah jadi bumerang,” tambah Hafiz.

Meskipun tak puas dengan hasil di semifinal, namun Hafiz/Shella bersyukur mereka bisa sampai ke babak semifinal. Seperti dituturkan Shela, tahun ini mereka baru saja ‘naik kelas’ ke turnamen level grand prix dan grand prix gold, sebelumnya mereka lebih banyak bertanding di level international challenge.

“Seharusnya kami bisa tampil lebih baik hari ini, dan memafaatkan kesempatan yang ada. Tetapi kami tetap bersyukur bisa ke semifinal. Lawan memang bermain lebih baik, mereka sudah biasa menghadapi situasi di lapangan dengan berbagai strategi yang diterapkan lawan,” imbuh Shella.

 

Dengan hasil ini, maka pasangan Riky/Gloria menjadi satu-satunya harapan Merah-Putih untuk menempatkan wakil di final. Pasangan yang baru diduetkan ini akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA