Berartinya Ruang Tunggu Ber-AC di Stasiun Pasar Senen

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Ani Nursalikah

 Jumat 01 Jul 2016 09:46 WIB

Penumpang menunggu kedatangan kereta di ruang tunggu di Stasiun Pasar Senen,Jakarta, Ahad (26/6). Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang Penumpang menunggu kedatangan kereta di ruang tunggu di Stasiun Pasar Senen,Jakarta, Ahad (26/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ruang tunggu merupakan sebuah fasilitas yang berarti bagi calon penumpang kereta api. Terlebih, calon penumpang biasanya menunggu kedatangan kereta di cuaca yang panas dan sambil menjalani ibadah puasa.

"Alhamdulillah ada AC dek," kata seorang calon penumpang perempuan kepada anak balitanya, begitu memasuki ruang tunggu selatan Stasiun Pasar Senen, Rabu (29/6).

Itulah ungkapan yang kira-kira dirasakan sebagian besar calon penumpang, yang memasuki ruang tunggu di Stasiun Pasar Senen saat menunggu kedatangan kereta. Pasalnya, kondisi stasiun yang dipadati calon penumpang ditambah teriknya matahari kerap membuat suasana menjadi panas dan kurang nyaman.

Calon penumpang lansia dan mereka yang membawa anak-anak, memang lebih memilih menunggu di ruang tunggu dibandingkan berserakan di depan pintu masuk utama Stasiun Pasar Senen. Hal itu dikarenakan ruang tunggu selatan stasiun memiliki fasilitas pendingin udara yang cukup sejuk, serta tempat duduk yang banyak.

Ruang tunggu Stasiun Pasar Senen memiliki lima AC besar yang tersebar di tiap sudut, serta lima pendingin udara kecil yang terpasang di bagian atas tembok-tembok ruang tunggu. Selain itu, ada satu kipas angin besar, satu mesin minuman otomatis, serta sejumlah layar televisi.

Ada juga satu ruang khusus ibu menyusui berukuran sekitar 3x5 meter, dengan satu AC kecil dan dua bangku panjang. Sayangnya, masih ada sejumlah calon penumpang ibu-ibu yang kurang memiliki kesadaran, dan ikut memasuki ruang tunggu ibu menyusui.

Dina, calon penumpang kereta Sawunggalih Utama yang hendak berangkat ke Malang mengatakan fasilitas ruang tunggu sangat bermanfaat bagi penumpang kereta api. Dina bersama suami dan tiga orang anaknya, sempat menunggu kedatangan kereta dalam kondisi kurang nyaman di depan pintu masuk peron.

"Ini Alhamdulillah ada ruang tunggu AC, tadi di depan duduk di jalan terus panas-panasan pula," ujar Dina.

Meski cukup besar, ruang tunggu di Stasiun Pasar Senen tampak belum cukup menampung banyaknya calon penumpang yang menunggu kedatangan kereta. Alhasil, banyak calon penumpang berserakan di depan pintu masuk peron dan lorong-lorong stasiun, yang tentu mengganggu calon penumpang lain yang hendak lewat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X