Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Klinsmann Tetap Puji Penampilan Amerika Serikat

Ahad 26 Jun 2016 15:38 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Angga Indrawan

Juergen Klinsmann

Juergen Klinsmann

Foto: EPA/ERIK S. LESSER

REPUBLIKA.CO.ID, ARIZONA -- Amerika Serikat gagal mengamankan peringkat ketiga Copa America Centenario 2016, setelah dikalahkan Kolombia 0-1, Ahad (26/6). Meski demikian, sang pelatih Juergen Klinsmann tetap memuji para pemain asuhannya. Pelatih asal Jerman ini menegaskan pemainnya bisa melangkah dengan kepala tegak setelah menyelesaikan turnamen tersebut.

Klinsmann mengatakan para pemain setidaknya telah melakukan pencapaian di turnamen kali ini. Menurutnya, mencapai posisi empat besar di kompetisi besar seperti ini merupakan prestasi yang luar biasa. Karena itu, ia mengatakan ingin memperkuat para pemain dan mendorong mereka untuk meraih kemenangan dan mewujudkannya.

"Mereka harus bangga dengan diri mereka sendiri. Setiap hari adalah hari pembelajaran dan ada banyak lagi yang akan datang," kata Klinsmann, dilansir dari FourFourTwo, Ahad (26/6).

Pelatih berusia 51 tahun ini mengatakan Copa America merupakan turnamen besar yang tidak hanya ditonton oleh warga di Amerika, melainkan juga seluruh dunia. Karena itu, ia berharap pencapaian timnya ini menjadi pertanda besar bahwa mereka bisa menjadi tuan rumah Copa America kembali atau Piala Dunia.

Sementara itu, soal kegagalan timnya dari Kolombia, Klinsmann mengatakan Kolombia bermain secara klinis. Mereka memiliki satu kesempatan di babak pertama. Sementara itu, tuan rumah AS tidak mampu memanfaatkan peluang secara klinis. Bola-bola yang dilayangkan para pemainnya kerap membentur tiang dan mereka kerap melakukan langkah yang salah di depan gol. Sementara Kolombia terus menggerus permainan hingga akhir pertandingan.

Klinsmann menilai timnya mampu bersaing dengan Kolombia, jika saja para pemain meningkatkan komitmen, agresivitas dan kesadaran di lapangan. Menurutnya, para pemain juga harus memiliki disiplin untuk tampil dengan sangat kompak.

"Ada banyak hal baru yang positif, para pemain bisa belajar dan cepat atau lambat kita bisa mengalahkan Kolombia," jelasnya.

Baca juga: Pekerman Yakin Kolombia Semakin Dekat dengan Gelar Copa America

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA