Seluruh Airline Ajukan Penerbangan Tambahan di Bandara Minangkabau

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Hazliansyah

 Jumat 24 Jun 2016 16:24 WIB

Bandara Minangkabau Foto: wikipedia Bandara Minangkabau

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatra Barat (Sumbar), menerima permintaan penerbangan tambahan (extra flight) sebanyak 40 penerbangan per hari untuk keberangkatan dan kedatangan selama arus mudik dan balik Lebaran 1437 Hijriah. Penambahan penerbangan mulai melayani penumpang dari H-12 hingga H+12 Lebaran.

"Penerbangan, hampir seluruh airline yang menerbangkan di BIM mengajukan extra flight," kata Manajer Operasional PT Angkasa Pura (AP) II cabang BIM Alzog Pendra Budhi saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (24/6). Ia menjabarkan, penerbangan tambahan itu yaitu 11 Garuda Indonesia, 15 Citilink, 48 Sriwijaya Air, 24 Lion Air, dan 24 Batik Air.

Alzog menjelaskan, selain menambah penerbangan, sejumlah maskapai juga merubah tipe pesawatnya. Ia mencontohkan, Garuda Indonesia yang biasanya menggunakan Boeing 737-800, saat ini mengoperasikan Airbus A330-200 yang mampu menampung 375 penumpang.

"Artinya yang diangkut bisa tiga kali lipat dari yang (pesawat) reguler, dengan pesawat tipe seperti itu," ujar dia.

Alzog memprediksi, sekitar 8.000 pemudik memadati BIM pada Lebaran 1437 H. Jumlah tersebut naik sekitar 20 persen dari 2015 yang hanya sekitar 6.000 pemudik. Ia memperkirakan lonjakan penumpang akan terjadi mulai H-5 atau 1 hingga 5 Juli. "Permintaan penerbangan paling banyak dari Jakarta, hampir 90 persen," ujar Alzog.

Ia menuturkan, AP II BIM siap menyambut pemudik dengan sejumlah pertunjukan. Pada H-2 dan H+2 ada pertunjukan talempong di selasar dan lantai dua. "Selama Ramadhan, kita siapkan takjil. Pesiapan juga dari keselamatan penerbangan dan penumpang," tutur Alzog.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X