Saturday, 20 Rabiul Akhir 1442 / 05 December 2020

Saturday, 20 Rabiul Akhir 1442 / 05 December 2020

Benarkah Ikan dapat Meningkatkan Perkembangan Otak Bayi?

Rabu 22 Jun 2016 22:28 WIB

Rep: MGROL69/ Red: Andi Nur Aminah

Bayi sedang tidur bukan berarti aktivitas otaknya untuk belajar terhenti. Demikian diyakini para peneliti.

Bayi sedang tidur bukan berarti aktivitas otaknya untuk belajar terhenti. Demikian diyakini para peneliti.

Foto: corbis

REPUBLIKA.CO.ID, Ikan adalah salah satu protein hewani yang sangat bagus untuk kesehatan. Penelitian terbaru menganjurkan Ibu hamil untuk mengonsumsi ikan. Hal ini dikarenakan ikan memiliki peran penting dalam perkembangan otak bayi selama kehamilan.
   
Dilansir Boldsky, ikan mengandung Omega 3 yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Para peneliti mengatakan bahwa wanita hamil perlu mengonsumsi lipid dalam proporsi yang seimbang. Lipid ini mengandung asam lemak Omega 3 dan asam lemak Omega 6 yang dapat membantu pembentukan otak pada bayi.

Sebagai bagian dari studi, peneliti melakukan percobaan pada seekor tikus betina yang memakan makanan ber-omega 3 dan asam lemak 6. Hasilnya kedua nutrisi ini harus dikonsumsi dalam tingkat yang seimbang untuk pertumbuhan otak janin.

Wanita hamil yang mengonsumsi biji atau minyak yang mengandung asam lemak Omega 6 perlu menyeimbangkan dengan mengonsumsi ikan untuk mendapatkan proporsi asam lemak Omega 3. Para peneliti mengklaim bahwa pola makan seimbang ini dapat membantu perkembangan otak bayi yang belum lahir di dalam rahim. Namun, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mengetahui jenis ikan yang dapat dikonsumsi. Hal ini dikarenakan tidak semua ikan aman dikonsumsi selama kehamilan.

Selain itu, dianjurkan untuk mengonsumsi ikan hanya sekali atau dua kali dalam seminggu selama kehamilan. Mengonsumsi lebih dari itu bisa membahayakan ibu dan janin karena ikan mengandung polutan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA