Jelang Mudik, Dinkes Karawang Siagakan Posko Kesehatan

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Winda Destiana Putri

 Rabu 22 Jun 2016 21:06 WIB

Posko kesehatan Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang Posko kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, akan menyiapkan posko kesehatan di sepanjang jalur mudik.

Meskipun saat ini, sudah ada akses Tol Cipali, namun Karawang menjadi salah satu wilayah jalur mudik utama. Terutama, bagi kendaraan roda dua. Karenanya, instansi ini turut menyiapkan posko berikut paramedis guna membantu kelancaran para pemudik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Yuska Yasin, mengatakan, setiap tahun instansinya turut andil dalam menyambut arus mudik dan balik lebaran. Salah satunya, dengan menyiapkan posko kesehatan berikut menyiagakan para medis serta ambulans.

"Kami ingin, membantu kelancaran dan membuat nyaman pemudik," ujar Yuska, kepada Republika, Rabu (22/6).

Menurut Yuskan, pihaknya akan menyiapkan posko utama serta posko siaga. Akan tetapi, saat ini masih dalam pembahasan internal. Terkait dengan jumlah posko dan paramedis yang akan disiapkan.

Namun, untuk posko utama pihaknya akan mengajukan tiga unit. Posko ini, akan disebar di titik-titik krusial kemacetan. Seperti, Tanjung Pura dan Simpang Jomin.

Adapun untuk posko siaga, lanjut Yuska, akan disiagakan di sepanjang jalur mudik. Baik itu, jalur mudik utama dari Tanjung Pura-Cikampek-Jatisari. Maupun jalur mudik alternatif bagi sepeda motor, mulai dari Tanjung Pura-Telagasari-Krasak-Jatisari.

"Selain itu, kami juga menyiagakan puskesmas 24 jam selama arus mudik dan balik," ujarnya.

Dengan adanya posko kesehatan ini, lanjutnya, jadi para pemudik terutama yang menggunakan sepeda motor, bisa istirahat jika mereka lelah. Atau bila mereka merasakan tanda-tanda sakit selama di perjalanan, bisa meminta obat dan memeriksakan diri ke petugas medis yang tersedia.

Begitu pula kalau ada yang kecelakaan. Korbannya bisa ditangani secara cepat oleh petugas di posko terdekat. Terkait dengan jumlah paramedis, dari mulai dokter, bidan, dan perawat, yang akan disiagakan tidak jauh dari tahun kemarin. Yakni, sekitaran 1.500 petugas.

"Kami ingin, memberikan layanan maksimal pada arus mudik 2016 ini," jelasnya.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Play Podcast X