Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

 

Menarik, Pesantren Kilat di Atas Kapal Laut

Rabu 15 Jun 2016 19:57 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Ilham

KM Dorolonda

KM Dorolonda

Foto: Antara/Basri Marzuki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni menyelenggarakan Pesantren Kilat di atas KM. Dorolonda rute Tanjung Priok-Tanjung Pinang (Kepulauan Riau) pada Rabu-Jumat (22-25/6). Pesantren ini diperuntukkan bagi anak usia 10 tahun hingga 15 tahun.

Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Pelni, Akhmad Sujadi mengatakan, ada beberapa program kegiatan pesantren sambil berlayar ini, dintaranya kelas membaca Alquran bersama Quran Leraning Center (QLC) Kids Fun Learning Quran.  

"Para peserta akan diberikan pembelajaran cara membaca dan memahami Alquran dibawah binaan langsung dari ustaz dan dai dari QLC yang berpengalaman dan profesional," ungkapnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (15/6).

Selain para ustaz dari QLC, kegiatan ini juga akan dimeriahkan oleh dai kondang Rohdian Al Hadad (Dai sulap) dan Opik Latah (Dai Komedi) untuk membawa suasana belajar dan berlayar menyenangkan. Diharapkan para peserta akan merasakan sensasi dan bergembira selama mengikuti kegiatan belajar sambil berlayar ini.

Sebelum kegiatan belajar pemahaman Agama Islam melalui pesantren kilat ini, para siswa akan diperkenalkan mengenai perkapalan dengan diajak keliling ke berbagai bagian di atas kapal. "Suasana menyenangkan akan diterapkan dalam program kilat untuk pertamakalinya di Indonesia ini," lanjutnya.

Sujadi menuturkan, kehadiran program pesantren kilat di atas kapal laut untuk mengenalkan masyarakat terutama di Pulau Jawa terhadap moda transportasi laut. "Kapal laut masih terasa asing bagi penduduk di Pulau Jawa. Penduduk di Pulau terpadat di Indonesia ini lebih mengenal kendaraan darat, kereta api, bus, mobil pribadi, dan pesawat terbang," ungkapnya.

Ia menilai, untuk bepergian dalam satu pulau Jawa dan antar pulau, ada kapal laut yang juga bisa menjadi alternatif pilihan masyarakat dalam bertransportasi.

Sensasi program di atas Samudra menawarkan beberapa paket Kelas I S dengan harga Rp 2.750.000 tersedia 12 pax. Kelas 1 A tersedia 36 pax dengan harga Rp 2.600.000, kelas 1 B dengan harga 2.150.000 tersedia 56 pax, dan kelas wisata dengan harga Rp 1.750.000 tersedia 96 pax.

"Harga sudah termasuk tiket kapal Tanjung Priok-Tanjung Pinang-Tanjung PP dan makan di atas kapal," katanya menambahkan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES