Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

 

Pengiriman Pempek Lewat Pos Tembus 11 Ton

Selasa 14 Jun 2016 14:15 WIB

Red: Ani Nursalikah

 Seorang penjual penjual pempek tengah melayani pembeli (ilustrasi).

Seorang penjual penjual pempek tengah melayani pembeli (ilustrasi).

Foto: Antara/Feny Selly

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Pengiriman pempek melalui jasa PT Pos Indonesia menembus 11 ton terhitung 1-14 Juni 2016 atau meningkat pesat jika dibandingkan Ramadhan 2015.

Kepala Kantor Pos Besar Palembang Rodi Herawan mengatakan, tahun lalu untuk satu bulan Ramadhan hanya menembus tujuh ton tapi saat ini baru 10 hari puasa sudah menembus 11 ton.

"Kondisi ini dipengaruhi mulai memasyarakatnya belanja online. Pembeli sudah mau tidak mesti melihat barangnya dulu untuk membeli," kata dia.

Ia mengemukakan, guna merespons tingginya minat konsumen, PT Pos Indonesia mengoperasikan satu mobil lagi untuk mengambil pesanan ke mitra dagang, yakni pedagang UMKM hingga pedagang besar pempek seperti Pico, Beringin, Pak Raden, Candy, Tince dan lainnya.

"Jadi dua mobil yang saat ini dioperasikan," kata dia.

Ia menerangkan sejauh ini tujuan pengiriman sebagian besar ke kota-kota di Jabodetabek, Bandung, Semarang dan Surabaya.
Tingginya animo konsumen ini diperkirakan semakin meningkat menjelang Lebaran dan PT Pos Indonesia memprediksi bisa menembus 25 ton hingga akhir Ramadhan.

"Bagi konsumen yang ingin membeli pempek dapat dilakukan secepatnya karena PT Pos akan menutup pelayanan secara resmi pada H-3," kata dia.

Bisnis pempek online PT Pos Indonesia tumbuh pesat hingga tiga kali lipat sejak mulai diluncurkan pada 2012, yakni dari satu-dua ton per bulan menjadi enam-tujuh ton per bulan pada 2015. Pencapaian itu lantaran didongkrak peningkatan aktivitas berbelanja daring (online) di masyarakat sehingga bisnis pengiriman kuliner ini telah tumbuh 33 persen jika dibandingkan tahun lalu.

Rodi menjelaskan, pempek yang dijual dalam layanan dari PT Pos berharga beragam, mulai dari kualitas sedang hingga kualitas tinggi yakni berkisar Rp 180 ribu per kilogram (kg) hingga Rp 450 ribu per kg dari merek ternama hingga pempek yang diproduksi industri rumah tangga di kawasan Sayangan.

Pemesanan pempek dapat dilakukan melalui Kantor Pos http://www.galeripos.com/. Pesanan akan tiba dalam satu hari jika pengiriman menggunakan jasa layanan Pos Express dan untuk menjamin daya tahan kuliner ini, PT Pos menggunakan teknologi kedap udara dalam proses pengemasan.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA