Wapres: Warung Makan Tetap Boleh Buka di Bulan Puasa

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Hazliansyah

 Ahad 12 Jun 2016 13:40 WIB

Menyambut 90 Tahun Gontor. Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan paparan saat acara Sujud Syukur Menyambut 90 Tahun Pondok Modern Gontor di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (28/5 Foto: Republika/ Wihdan Menyambut 90 Tahun Gontor. Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan paparan saat acara Sujud Syukur Menyambut 90 Tahun Pondok Modern Gontor di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (28/5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan tidak boleh ada sweeping warung makan di bulan Ramadhan. Wapres yang akrab disapa JK tersebut mengatakan, warung makan tetap boleh berjualan karena masih ada orang-orang yang berhak dilayani.

"Ada tiga yang masih bisa dilayani: musafir, orang sakit dan orang selain agama Islam. Oleh karena itu tidak boleh semena-mena sweeping," ucapnya pada wartawan di Jakarta, Ahad (12/6).

Sejak dulu, lanjut JK, warung makan dan restoran tetap dapat berjualan pada siang hari di bulan Ramadhan. Hanya saja, untuk menghormati yang berpuasa, mereka menggunakan tirai di jendela dan pintu agar orang dari luar tidak bisa melihat pelanggan yang sedang makan.

Oleh karena itu Wapres mengingatkan seluruh masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga situasi yang kondusif di bulan suci.

"Jadi yang tidak puasa harus menghormati orang puasa, yang berpuasa juga tetap hormati orang yang tidak puasa. Sama-sama menghormati lah," kata dia.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X