Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

 

Dokter Bagi Tips Olahraga Selama Puasa

Jumat 10 Jun 2016 09:01 WIB

Rep: Aprilia Safitri Ramdhani/ Red: Indira Rezkisari

Berolahraga di bulan puasa

Berolahraga di bulan puasa

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menurut Spesialis Penyakit Dalam Divisi Metabolik Endokrin Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI), Dr. Wismandari Wisnu, SPPD, K-EMD,FINASIM puasa bukanlah halangan untuk tetap berolahraga. Olahraga juga tidak akan membatalkan puasa, asalkan dilakukan dengan cara yang benar.

"Ketika puasa, olahraga sebaiknya dilakukan pada sore hari menjelang waktu berbuka. Intensitasnya sekitar 30 menit hingga 1 jam, olahraga yang dilakukan tidak boleh terlalu berat sebab dikhawatirkan dapat membuat kita terserang dehidrasi akibat keringat yang dikeluarkan," katanya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Tujuan olahraga pada sore hari adalah, agar jika pasien merasa haus tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk berbuka. Namun, apabila kondisi badannya cukup kuat berolahraga setelah sahur boleh saja dijalankan.

Senada dengan Wismandari, Spesialis Penyakit Dalam RSCM, Dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MBB juga menyarankan sebaiknya hindari olahraga berat yang cenderung membakar kalori cukup banyak seperti badminton. Karena, alih-alih ingin tetap sehat dan bugar justru malah akan membuat tubuh menjadi lemas dan berujung dehidrasi hingga hilang kesadaran.

"Stretching atau jalan sehat juga sebenarnya sudah cukup, yang penting berkeringat dan kalorinya terbakar. Agar tetap sehat saat puasa, selain olahraga kita juga harus memperhatikan konsumsi makanan dan minuman saat sahur dan berbuka," kata Ari.

Apabila makanan dan minuman tidak terpenuhi dengan baik, maka dengan berolahraga hingga lelahpun tidak akan membantu tubuh untuk tetap sehat dan segar saat puasa. Selain itu menurutnya, waktu tidur juga harus diperhatikan mengingat saat puasa kita cenderung tidur larut malam dan bangun lebih pagi.

Jika tubuh kurang tidur, maka sedikit banyak juga dapat berpengaruh terhadap kebugaran tubuh, membuat kita lebih mengantuk di siang hari hingga tubuh menjadi lemas. Sehingga tak jarang juga dapat membuat tubuh cenderung malas bergerak dan dapat menghambat aktivitas sehari-hari, seperti bekerja.

(baca: Berolahraga di Bulan Puasa? Bisa Banget, Kata Andien)

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA