Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

Sunday, 23 Muharram 1441 / 22 September 2019

 

Cegah Dehidrasi Saat Berpuasa, ini Tipsnya

Kamis 09 Jun 2016 21:18 WIB

Rep: mgrol71/ Red: Agung Sasongko

Dehidrasi (ilustrasi)

Dehidrasi (ilustrasi)

Foto: abcparish.blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekitar 60 – 70 persen tubuh Anda terbuat dari air dan setiap pengurangan asupan air dapat memengaruhi sel-sel tubuh dan saraf sehingga jika tidak terpenuhi, maka tidak berfungsi dengan baik.

Selama berpuasa, tubuh manusia kehilangan cairan. Itulah sebabnya diperlukan minuman yang sehat setelah atau selama buka puasa untuk menghindari dehidrasi dengan cara yang efektif.

Dehidrasi bisa juga dikarenakan efek samping yang tidak dinginkan, seperti sembelit, sakit kepala, pusing, kelelahan dan kulit kering.

1. Hindari teh atau kopi

Hindari terlalu banyak minum teh atau kopi yang mengandung kafein yang dapat menghilangkan cairan dalam tubuh. Kehilangan cairan dalam tubuh tentu akan meningkatkan dahaga atau rasa haus.

Terlebih, makanan atau minuman manis, dapat dicerna lebih cepat dan dapat meninggalkan rasa lapar lebih awal dari yang Anda duga.

Selain itu, minum air yang berlebihan juga tidak dianjurkan. Hal tersebut akan membuat asam lambung lemah dan menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan.

2. Hindari minuman bersoda

Selama jam istirahat di malam hari, tahan diri dari minuman bersoda dan sejenisnya. Ketika berkunjung ke kerabat atau keluarga, mintalah segelas atau lebih air minum.

Cobalah hindari minuman bersoda di bulan Ramadhan, karena hal ini dapat menyebabkan masalah pencernaan dan rasa kenyang sehingga menurunkan kualitas pencernaan. Terlalu banyak minum soda akan memenuhi perut Anda dan menunda proses pencernaan.

Catatan – jika Anda terbiasa sering minum teh dan kopi yang mengandung kafein -termasuk minum di siang hari, mulailah kurangi 1-2 minggu sebelum Ramadhan. Teh dan kopi mengandung kafein yang merupakan zat adiktif yang menyebabkan sakit kepala parah.

3. Mengapa air penting?

Air merupakan cairan yang sangat penting untuk mengembalikan dahaga selama Ramadhan.Sayangnya, kebanyakan orang tidak minum cukup, hanya sedikit air yang dikonsumsi selama buka puasa.

Tidak seperti air, cairan lain mengandung gula dan dapat mengakibatkan Anda mengonsumsi kalori ekstra. Jika Anda merasa mulai sakit kepala, mungkin saja Anda mengalami dehidrasi.

Buah-buahan segar, jus, dan sayur mayur dengan kadar air yang tinggi akan mencegah Anda dari dehidrasi.

Air kelapa adalah sumber elektrolit dengan sedikit gula dan banyak mineral dapat mengembalikan cairan dalam tubuh Anda. Lengkapi makanan segar seperti mentimun, nanas, tomat, jeruk, melon, dan bawang yang dapat membantu mengurangi suhu tubuh yang tinggi.

Hindari makanan dengan kadar garam yang cukup tinggi yang dapat menurunkan cairan dalam tubuh Anda.

Bagus untuk Diingat

Air memiliki peranan penting dalam menjaga kondisi berat bedan, karena air membantumenyingkirkan racun dan mengurangi rasa lapar. Itulah sebabnya minum dengan kuantitas yang cukup menjadi penting sepanjang malam hari.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES