Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Pengendara Terjebak Kemacetan di Jalur Cicalengka-Cileunyi

Rabu 08 Jun 2016 11:22 WIB

Red: Nur Aini

Motor kebanjiran. Ilustrasi.

Motor kebanjiran. Ilustrasi.

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jalan raya provinsi di Cicalengka-Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, macet akibat banjir menggenangi badan jalan depan kawasan industri, Rabu (8/6). Antrean kendaraan dari arah Cicalengka menuju Cileunyi mengekor tiga lajur hingga kawasan Parakanmuncang, Kabupaten Sumedang.

Laju kendaraan terhambat akibat banjir yang menggenangi badan jalan di kawasan Linggar atau depan Pabrik Vonex. Banjir tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan roda dua bahkan mobil mogok sehingga menambah gangguan laju kendaraan di jalur nasional itu.

Kemacetan dikeluhkan sejumlah pengguna kendaraan karena harus menghabiskan waktu hampir satu jam untuk melewati jalur itu. Seorang pengendara sepeda motor Ara, mengatakan hampir satu jam terjebak macet akibat banjir di wilayah Linggar. "Biasanya saya pakai motor dari Cicalengka ke Rancaekek hanya 15 menit, sekarang karena macet hampir satu jam, apalagi mobil bisa lebih dari satu jam," kata Ara.

Pengendara sepeda motor lainnya Yadi mengatakan banjir menggenangi badan jalan nasional itu sudah sering terjadi dan menyebabkan kemacetan panjang. Yadi mengatakan heran terhadap pemerintah yang terkesan membiarkan kondisi banjir tersebut terus berulang setiap musim hujan. "Seharusnya pemerintah cepat menangani, karena banjir di daerah Kahatex dan wilayah Linggar ini sudah sering terjadi," kata Yadi warga Cicalengka.

Sementara itu, hingga pukul 10.30 WIB situasi arus lalu lintas di jalur Garut-Bandung itu masih macet.
Kemacetan bukan hanya terjadi di jalur Cicalengka menuju Cileunyi, tetapi dari arah sebaliknya juga terjadi antrean kendaraan akibat banjir.

Baca juga: Banjir Buat Aktivitas Ekonomi di Kabupaten Bandung Terhenti

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA