Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Kalori Berlebih Menyebabkan Obesitas pada Anak, Ini Alasannya

Selasa 07 Jun 2016 07:15 WIB

Rep: MGROL69/ Red: Andi Nur Aminah

Obesitas anak

Obesitas anak

REPUBLIKA.CO.ID, Obesitas adalah kelebihan berat badan yang dapat terjadi kepada semua manusia, termasuk pada anak-anak. Obesitas pada anak-anak akan membuat mereka sulit beraktivitas sehingga memicu berbagai penyakit hingga penyakit berbahaya.

Banyak yang mengatakan obesitas sebagian besar terjadi karena keturunan. Tetapi konsumsi kalori berlebih juga dapat menyebabkan obesitas pada anak. Benarkah?

Dalam laman Bolsdky, sebuah studi baru mengklaim bahwa anak-anak yang memiliki kelebihan berat badan cenderung makan 15hinga 25 kalori lebih banyak dari anak-anak sehat. Umumnya, balita dengan berat badan yang sehat akan makan sekitar 120 hingga 130 kalori dalam setiap makan.

Studi ini menyatakan bahwa anak-anak yang mengalami obesitas cenderung makan ukuran porsi yang lebih besar dan asupan kalori mereka pasti lebih tinggi daripada anak-anak berat badan sehat. Ahli kesehatan mengatakan bahkan menambah 24 kalori dalam setiap makan dapat meningkatkan risiko obesitas pada anak-anak. Hal ini berlaku terutama untuk anak-anak yang berusia di bawah dua tahun.

Umumnya, balita cenderung makan lima kali sehari. Ketika bayi mengonsumsi bahkan 10 kalori ekstra per makanan, itu akan menjadi sekitar 50 kalori ekstra per hari, 350 kalori ekstra seminggu dan sekitar 1.400 kalori ekstra per minggu.
    
Ini akan memicu obesitas pada bayi. Meskipun obesitas pada balita terlihat biasasaja dan tidak berbahaya, hal ini akan menyebabkan penyakit yang lebih serius di kemudian hari.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA