Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Manchester United Umumkan Pemecatan Louis Van Gaal

Selasa 24 May 2016 05:59 WIB

Rep: C36/ Red: Ilham

Louis van Gaal

Louis van Gaal

Foto: REUTERS/Carl Recine

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Wakil Ketua Eksekutif Manchester United (MU), Ed Woodward, mengumumkan pernyataan resmi pemecatan pelatih Louis Van Gaal. Pihak MU juga menyatakan akan mengumumkan pelatih pengganti Van Gaal secepatnya.

Dilansir dari situs resmi Manchester United, Selasa (24/5), Woodward mengucapkan terimakasih kepada Van Gaal. Dia juga memberikan apresiasi atas kinerja Van Gaal dan stafnya selama dua tahun terakhir.

"Saya ingin mengucapkan terimakasih atas kinerja mereka yang sangat baik. Dia (Van Gaal), telah bertindak dengan profesionalisme dan meninggalkan warisan kepada para pemain muda untuk menunjukkan performa tertinggi," tutur Woodward.

Kemenangan di piala FA kali ini juga diapresiasi oleh Woodward. Menurutnya, gelar tersebut telah menyamai rekor gelar untuk klub dan mengamankan catatan gelar yang diperolehnya di empat negara berbeda. Terakhir, Woodward juga menyampaikan akan memutuskan siapa pelatih pengganti Van Gaal. Pihaknya berjanji  segera mengumumkan pelatih pengganti tersebut.

Sebelumnya, Senin (23/5), Van Gaal diberitakan tengah membahas soal pesangon. Setelah pemecatan meneer, nasib masa depan Ryan Giggs yang menjadi asistennya juga belum dapat dipastikan. 

Van Gaal menjadi pelatih MU setelah memimpin skuad timnas Belanda pada Piala Dunia Brasil 2014. Pada musim pertamanya bertugas, the Red Devils berada di urutan keempat klasemen akhir Liga Primer Inggris. 

Setelah itu, MU hanya mencetak 49 gol dalam pertandingan Liga Primer Inggris. Jumlah gol tersebut merupakan jumlah terendah sejak 1989-1990.

Akhir musim ini, MU finis di urutan kelima dalam klasemen Liga Primer Inggris. Setan Merah mengantongi 66 poin selama musim 2015/2016. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA