Minggu, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 Januari 2020

Minggu, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 Januari 2020

Enam Parpol Tawarkan Figur Baru di Pilgub Banten

Selasa 24 Mei 2016 07:02 WIB

Red: Bilal Ramadhan

kantor Gubernur Banten

kantor Gubernur Banten

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Sebanyak enam partai politik di Banten sudah melakukan komunikasi intensif untuk menggalang koalisi menghadapi pemilihan gubernur Banten 2017, menawarkan figur baru gubernur Banten 2017 yang bisa memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

"Ada wacana beberapa partai punya kesepakatan yang sama untuk gubernur baru. Ini baru sepakat dulu, enam partai yang punya keinginan gubernur Banten yang baru itu," kata Ketua DPW PKS Banten Miptahudin di Serang, Senin (23/5).

Menurut dia, gubernur Banten baru yang diinginkan oleh enam partai politik yang sudah melakukan komunikasi tersebut, bukan 'incumbent' atau petahana, tetapi sosok gubernur Banten yang baru yang bisa memberikan perubahan ke arah yang lebih baik di Banten.

Menurut Miftah, ke-enam partai yang memiliki keinginan bersama terhadap gubernur baru tersebut yakni PKS, Gerindra, Demokrat, PPP, PAN dan Hanura. Namun demikian, belum ada kesepakatan bersama mengenai sosok yang akan diusung karena masing-masing partai saat ini sudah memiliki bakal calon masing-masing.

Miptah mengatakan, rencana koalisi tersebut masih dalam pembahasan karena baru tahap awal dengan adanya kesepahaman. Ke depannya pihaknya akan melakukan musyawarah untuk menguatkan keinginan bersama tersebut demi kemaslahatan Banten.

"Figurnya belum muncul, karena masing-masing partai pasti punya calonnya. Nah nanti kalau sudah sepakat bersama yang lainnya harus legowo," katanya.

Pihaknya menilai banyak kemunduran di Banten dengan pemerintahan yang ada sekarang ini. Oleh karena itu dibutuhkan figur pemimpin Banten yang baru dengan kemaslahatan dan kepentingan masyarakat Banten secara menyeluruh.

"Coba anda lihat dari sisi mana kemajuan Banten saat ini. Ini bukan kepentingan pribadi atau golongan, tetapi demi kemaslahatan masyarakat Banten secara keseluruhan," kata Miptah.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA