Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Siswi SD Korban Pemerkosaan di Bekasi Ikuti UN di Lokasi Khusus

Senin 16 May 2016 16:23 WIB

Rep: C38/ Red: Angga Indrawan

Ilustrasi Pemerkosaan

Ilustrasi Pemerkosaan

Foto: Republika On Line/Mardiah diah

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Siswi kelas VI SD korban perkosaan orang tak dikenal di Kel Jatirasa, Kec Jatiasih, mengikuti hari pertama Ujian Nasional SD di lokasi khusus. Dinas Pendidikan Kota Bekasi dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi memfasilitasi pelaksanaan UN bagi PSA (12 tahun) supaya ia dapat menyelesaikan masa studi sekolah dasarnya.

Ketua KPAI Kota Bekasi, Syahroni, mengatakan kondisi psikologis PSA dinilai sudah memungkinkan untuk mengikuti ujian nasional. Lokasi khusus yang digunakan tersebut disediakan oleh Dinas Pendidikan. "Hari ini anak tersebut mengikuti ujian di tempat khusus yang kita sediakan agar bisa tenang mengikuti ujian tanpa terganggu psikologinya," kata Syahroni, kepada Republika.co.id, Senin (16/5).

Syahroni mengatakan, pelaksanaan UN berlangsung standar. Tetap ada pengawas yang mengawasi, hanya saja tidak mengenakan seragam formal. Soal dibagikan sesuai jadwal dan batas waktu yang ditentukan. Suasana dibuat sedemikian rupa supaya siswa kelas VI tersebut merasa aman dan nyaman sehingga dapat melaksanakan dengan tenang. Menurut Syahroni, pendampingan psikologis masih terus dilakukan supaya kondisi mentalnya semakin membaik.

PSA merupakan siswa kelas VI sebuah sekolah dasar di Kel Jatirasa yang menjadi korban pemerkosaan orang tak dikenal saat korban sedang dalam perjalanan pulang sekolah, Senin (9/5) sore. Pelaku mengancam korban menggunakan pisau dan golok. Polresta Bekasi Kota hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi memastikan Dinas Pendidikan bersama KPAI akan memberikan semacam perlindungan bagi PSA dalam mengikuti US di tempat khusus yang sudah disediakan. Apabila secara psikologis korban belum siap melakukan UN pekan depan, Dinas Pendidikan akan memberikan kelonggaran waktu sampai korban merasa siap.

UN SD berlangsung mulai hari ini, Senin (16/5) sampai dengan Rabu (18/5) mendatang. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Rudi Sabaruddin, mengatakan, UN SD tahun TA 2016 di Kota Bekasi diikuti oleh 40.034 peserta didik, meliputi 29.816 siswa SD Negeri dan 10.218 siswa SD Swasta.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA