Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sunday, 8 Syawwal 1441 / 31 May 2020

Sulit Konsentrasi? Mungkin Ponsel Pintar Anda Sebabnya

Kamis 12 May 2016 11:11 WIB

Rep: Adysha Citra R/ Red: Indira Rezkisari

Ilustrasi Wanita berjilbab/wanita main gadget. (Republika/Darmawan)

Ilustrasi Wanita berjilbab/wanita main gadget. (Republika/Darmawan)

Foto: Republika/ Darmawan

REPUBLIKA.CO.ID, Sebuah penelitian terbaru dari Amerika Serikat kembali menemukan satu lagi dampak buruk ponsel pintar bagi kesehatan. Penelitian yang dilakukan oleh University of Virginia dan University of British Columbia menunjukkan bahwa ponsel pintar dapat menyebabkan gejala menyerupai ADHD pada orang yang tidak menderita ADHD.

Dalam percobaan penelitian pertama, tim peneliti berupaya untuk menemukan pengaruh gangguan ponsel pintar terhadap menurunnya perhatian dan meningkatnya kehiperaktifan yang merupakan gejala ADHD pada mahasiswa. Sebanyak 221 mahasiswa dari University of British Columbia kemudian ikut serta dalam penelitian selama dua minggu.

Dalam penelitian tersebut, para peserta diminta untuk memaksimalkan gangguan telepon mereka selama satu minggu. Caranya ialah dengan menyetel nada dering, getaran ponsel serta berbagai notifikasi dalam ponsel pintar mereka. Selain itu, para peserta juga diminta agar ponsel mereka selalu dalam jangkauan selama satu minggu.

Kemudian pada minggu kedua, para peserta diminta untuk meminimalkan gangguan dari teleponnya. Seluruh mahasiswa diminta agar ponsel pintar mereka diatur dalam keadaan 'diam', tidak berbunyi atau pun bergetar sama sekali selama minggu kedua. Selain itu, para peserta juga diminta untuk menjauh dari ponsel pintar mereka dalam kurun waktu tersebut.

Di akhir minggu pertama dan juga di akhir minggu kedua, tiap peserta diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut disusun untuk mengukur seberapa besar tingkat kurangnya perhatian atau konsentrasi dan hiperaktif dari para peserta.

Jawaban-jawaban dari para mahasiswa menunjukkan bahwa mereka memiliki tingkat kurang perhatian dan hiperaktif yang lebih tinggi pada minggu pertama, ketika semua gangguan dari ponsel pintar dimaksimalkan. Para mahasiswa menunjukkan gejala serupa dengan penderita ADHD di mana mereka kerap merasa terganggu, sulit fokus, mudah merasa bosan ketika mencoba fokus,  gelisah dan tidak bisa duduk diam.

(baca: Ini Alasan Kamar Anak Harus Bebas Layar Apapun)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA