Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Wali Kota London Sadiq Khan akan Perangi Ekstremisme

Sabtu 07 May 2016 08:13 WIB

Red: Ani Nursalikah

Wali Kota London Sadiq Khan, Muslim pertama yang memimpin London, berada di tengah pendukungnya.

Wali Kota London Sadiq Khan, Muslim pertama yang memimpin London, berada di tengah pendukungnya.

Foto: AP Photo/Matt Dunham

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sadiq Khan menjadi Muslim pertama yang memimpin London, Sabtu (7/5). Khan mengatakan kemenangannya sebagai hadiah atas harapan, bukan ketakutan dan persatuan, bukan perpecahan.

Dia menang dramatis daam pemilihan lokal dan regional. Khan dari Partai Buruh mendulang lebih dari 1,3 juta suara atau total 57 persen suara. Sedangkan lawannya dari Partai Konservatif, Zac Goldsmith mendapatkan 43 persen suara.

Partisipasi pemilih cukup besar, yakni 45,6 persen atau naik dari 38 persen pada 2012.

Baca: Wali Kota London Sadiq Khan, Anak Sopir Bus Menang Lawan Anak Miliarder

Kemenangan Khan hampir pasti tampak dari hasil sementara. Namun, pengumuman resmi terjadi lewat tengah malam atau lebih dari 24 jam setelah tempat pemungutan suara ditutup. Panitia mengatakan pengumuman tertunda karena ketidakcocokan kecil dalma penghitungan.

Khan menyebut dirinya sebagai Muslim Inggris yang akan memerangi ekstremisme. Dia menuduh Goldsmith mencoba menakuti dan memecah belah pemilih di London dimana dari 8,6 juta penduduknya, lebih dari satu juta adalah Muslim.

"Takut tidak membuat kita lebih aman, itu hanya membuat kita makin lemah. Dan politik ketakutan jelas tidak diterima di kota kita," ujar Khan dalam pidato kemenangannya.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA