Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Program Beasiswa Santri Kemenag Dibuka

Selasa 03 May 2016 20:17 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Achmad Syalaby

Para santri makan sahur bersama. (ilustrasi)

Para santri makan sahur bersama. (ilustrasi)

Foto: Antara/Irsan Mulyadi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) kembali menggelar Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Tahun ini, tes PBSP dilakukan secara online atau Computer Based-Test (CBT) dimulai pada Selasa (3/5) hingga Ahad (15/5) mendatang.

Menurut Dirjen Pendis Kamaruddin Amin, PBSB bertujuan untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu santri untuk masuk ke perguruan tinggi papan atas di Indonesia. "Harapannya, selesai dari perguruan tinggi, mereka dapat kembali ke pesantren untuk mengabdi," kata Kamaruddin saat konferensi pers di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (3/5).
 
Selain itu, program yang sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu ini juga dimaksudkan untuk mengejar ketertinggalan lembaga pendidikan pesantren di bidang sains dan teknologi, serta memperkuat pengembangan keagamaan. Program ini diharapkan dapat memperkuat jaringan kerjasama antara dunia pendidikan tinggi dengan pondok pesantren dalam upaya memperkuat pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan pengembangan masyarakat.
 
Kamaruddin menjelaskan, berbeda dengan sistem test sebelumnya, tahun ini Ditjen Pendis sengaja menerapkan sistem test online untuk memperluas akses penerima beasiswa yang selama ini terpusat di Pulau Jawa. Ditjen Pendis ingin memberikan kesempatan bagi para santri yang ada di luar Jawa. "Tahun lalu, peserta 300 santri dan 80 persen diantaranya dari Jawa," kata Kamaruddin.
 
Menurut dia, pemilihan sisitem tes online juga bertujuan untuk meminimalisasi kecurangan atau kebocoran soal saat seleksi. Serta, untuk mengurangi biaya pelaksanaan seleksi dengan meniadakan distribusi soal dan lembar jawaban kertas.
 
Kamaruddin memaparkan, tahun ini Kemenag menyediakan sebanyak 255 porsi beasiswa bagi para santri berprestasi yang lulus tes online. Tes online akan dilaksanakan di Kantor Kemenag provinsi yang ditunjuk dan sesuai dengan jadwal pendaftaran dan akan diumumkan pada 26 Mei mendatang. 
 
 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA