Wednesday, 24 Zulqaidah 1441 / 15 July 2020

Wednesday, 24 Zulqaidah 1441 / 15 July 2020

Hari Ini Matahari Tepat di Garis Khatulistiwa

Rabu 23 Mar 2016 08:29 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Panas terik sinar matahari

Panas terik sinar matahari

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota setempat fokus dalam memberikan edukasi terkait peristiwa titik kulminasi matahari yang terjadi pada 21-23 Maret 2016 di kawasan Tugu Khatulistiwa Pontianak.

"Untuk kali ini, kami mengundang sejumlah mahasiswa dari Untan Pontianak dan sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pulau Jawa untuk menyaksikan peristiwa unik, yakni titik kulminasi matahari yang terjadi dua kali setahun, yakni 21-23 Maret dan 21-23 September," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak, Hilfira Hamid, Rabu (23/3).

Ia menjelaskan, titik kulminasi matahari 21-23 Maret 2016 terjadi tepat pada pukul 11.50 WIB dan memiliki keistimewaan dari daerah lain di Indonesia karena bisa diamati secara jelas. "Di mana, bayangan benda pada titik terjadinya kulminasi menghilang selama beberapa menit karena pengaruh matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa atau ekuator nol derajat," kata dia.

Selain menyaksikan peristiwa berkulminasinya matahari, mereka juga melakukan berbagai pengamatan, seperti mendirikan telur dan mengamati pusaran air yang berlawanan arah mata angin. Hilfira menambahkan, pihaknya juga menggandeng Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio, dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Pontianak untuk turut melakukan pengamatan.

Pihaknya akan merayakan puncak peringatan titik kulminasi matahari di Tugu Khatulistiwa Pontianak pada 23 September 2016. Peristiwa titik kulminasi matahari merupakan fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Pada saat itu, posisi matahari akan tepat berada di atas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda di permukaan bumi, terutama di kawasan Tugu Khatulistiwa.

Peristiwa titik kulminasi matahari itu menjadi kegiatan tahunan Kota Pontianak guna menarik kedatangan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Kulminasi matahari merupakan peristiwa alam yang hanya terjadi di lima negara, antara lain, di Indonesia, tepatnya di Pontianak. Keempat negara lain, di antaranya Afrika, yaitu Gabon, Zaire, Uganda, Kenya, dan Somalia.

Di Amerika Latin, garis itu juga melintasi empat negara, yaitu Ekuador, Peru, Kolombia, dan Brasil. Dari semua kota atau negara yang dilewati tersebut, hanya ada satu di dunia ini yang dibelah atau dilintasi secara persis oleh garis khatulistiwa, yaitu Kota Pontianak.


sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA