Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Tokoh Perubahan Republika 2015

'Tokoh Perubahan Republika' Direkomendasikan Masuk Kandidat Kalpataru

Senin 21 Mar 2016 22:36 WIB

Rep: Sonia Fitri/ Red: Ilham

Penerima penghargaan Tokoh Perubahan Republika 2015 berfoto bersama.  (Republika/Raisan Al Farisi)

Penerima penghargaan Tokoh Perubahan Republika 2015 berfoto bersama. (Republika/Raisan Al Farisi)

Foto: Republika/Raisan Al Farisia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, sangat mengapresiasi perhelatan 'Tokoh Perubahan Republika 2015' pada Senin (21/3).

"Keren, apalagi ada dua tokoh lingkungan hidup yang terpilih, Hotlin Ompusunggu dan Tuan Guru Hasanain Juwaini, ini keren," kata dia seusai acara.

Menurut Siti, ia bahkan segera mengirim pesan singkat kepada Direktorat Jenderal terkait agar memasukkan kedua nama tersebut masuk seleksi kandidat penerima penghargaan Kalpataru. Nantinya, akan ada tim independen yang melakukan seleksi lanjutan.

Keberadaan media massa, termasuk Republika, menurut dia sangat penting keberadaannya dalam penyebaran informasi konservasi lingkungan. Sebab, media massa dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah menelusuri keberadaan para aktivis lingkungan yang menginspirasi, jauh di dalam pelosok daerah yang tersembunyi.

Ia juga menangkap saran Hotlin Ompusunggu agar mengkolaborasikan kinerjanya dengan Kementerian Kesehatan. "Itu memang sudah dan tengah kita lakukan, karena agenda lingkungan selalu berkaitan dengan kesehatan masyarakat," katanya. (Menkopulhukam: 'Tokoh Perubahan Republika' Menginspirasi).

Yang diminta Hotlin, kata dia, sangat wajar dan memang sudah seharusnya seperti itu. Dari aspek teori lingkungan, kerusakannya memang selalu sejalan dengan ancamannya dari sisi kesehatan.

Siti memberi contoh, pemerintah di 2015 memasukkan isu kesehatan dalam pembahasan hotspot kebakaran hutan dan lahan. Indikatornya yakni Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang besar kecilnya terkait dengan kesehatan masyarakat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA