Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Lantik Pengurus Baru, Ini Program PPI Taiwan

Rabu 16 Mar 2016 08:14 WIB

Red: Hazliansyah

Deklarasi PPI Taiwan

Deklarasi PPI Taiwan

Foto: ppitaiwan.org

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- perhimpunan pelajar indonesia (PPI) Taiwan melakukan pelantikan Pengurus Badan Musyawarah (Bamus) periode 2015-2016. Acara yang berlangsung pada 12 Maret di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taiwan tersebut juga dilakukan pelantikan pengurus ppi taiwan untuk periode yang sama.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (16/3), acara dibuka dengan tarian dari mahasiswa National Taiwan University of Science and Technology disusul laporan Ketua Panitia, rizal syaifudin .

Pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus BAMUS dipimpin oleh Siswadi selaku Wakil Kepala KDEI. Selanjutnya pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus PPI Taiwan dipimpin oleh Winarno selaku Ketua BAMUS.

Dalam sambutannya Siswadi berpesan agar PPI Taiwan dapat memberikan konstribusi positif untuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Indonesia di Taiwan.

Setelah acara pelantikan, dilanjutkan dengan rapat paripurna dengan agenda pemaparan program kerja Pengurus PPI Taiwan, tanggapan dari pengurus Bamus dan Pengurus PPI, serta diakhiri penyampaian rekomendasi.

Ketua umum PPI Taiwan terpilih, pitut pramuji merupakan mahasiswa International Doctoral Program in Asia-Pacific Studies di National Chengchi University dan dosen Universitas Indonesia.

Pitut menyampaikan visi, misi, tujuan, struktur pengurus, dan program unggulan. Yakni memperjuangkan perwakilan RI bidang pendidikan dan kebudayaan di Taiwan untuk menangani kebutuhan pelajar Indonesia yang jumlahnya sudah mencapai sekitar 3.400 orang. Kemudian seminar PPI berskala internasional dan pembentukan database mahasiswa Indonesia di Taiwan.

Selain itu Pitut memprogramkan kampanye Nasionalisme Kebhinekaan: Indonesia -The one We All Love serta pendirian badan otonom PPI bersifat profit.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA