Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Indonesia Sampaikan Selamat Terpilihnya Presiden Baru Myanmar

Rabu 16 Mar 2016 00:16 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Teguh Firmansyah

Htin Kyaw (kiri), tokoh senior Liga Nasional untuk Dmeokrasi Myanmar bersama Aung San Suu Kyi sat ia dibebaskan dari tahanan rumah pada 13 November 2010.

Htin Kyaw (kiri), tokoh senior Liga Nasional untuk Dmeokrasi Myanmar bersama Aung San Suu Kyi sat ia dibebaskan dari tahanan rumah pada 13 November 2010.

Foto: Soe Than WIN / AFP

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian luar negeri (Kemenlu) Indonesia mengucapkan selamat atas terpilihnya Htin Kyaw sebagai Presiden Myanmar yang baru, Selasa (15/3).

“Selamat atas terpilihnya Htin Kyaw sebagai Presiden Myanmar yang baru, melalui proses pemilihan demokratis oleh parlemen Myanmar,” ujar Kemenlu Indonesia seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id Selasa malam.

Kemenlu mengatakan, pemilihan presiden ini merupakan bagian dari proses transisi politik yang demokratis di Myanmar dan telah berjalan sejak penyelenggaraan pemilu parlemen, 8 November 2015 lalu. Proses ini sebagai perwujudan dari harapan dan aspirasi rakyat Myanmar.

Kemenlu menambahkan, Indonesia menekankan kembali komitmen untuk terus menjadi mitra terdepan Myanmar dalam mendukung upaya dan langkah Myanmar dalam melakukan reformasi, demokratisasi, dan rekonsiliasi yang berkesinambungan.

Baca juga, Myanmar Akhirnya Dipimpin Presiden Sipil.

Pemerintah Indonesia juga bertekad untuk terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang yang selama ini terjalin erat dengan Myanmar, baik pada tingkat bilateral, ASEAN, maupun forum internasional.

“Kerja sama ini akan membawa kesejahteraan bagi rakyat kedua negara dan berkontribusi terhadap perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan maupun dunia,” kata Kemenlu

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA