Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Kementerian Kelautan dan Perikanan Gencarkan Pelestarian Ikan Lokal

Rabu 09 Mar 2016 18:15 WIB

Red: Nur Aini

Pemancing ikan (ilustrasi)

Pemancing ikan (ilustrasi)

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggencarkan pelestarian produksi ikan-ikan lokal yang ada di seluruh kawasan perairan di Indonesia dalam rangka mendukung produksi perikanan dari perairan umum.


"Setiap daerah mempunyai ikan lokal yang harus dikembangkan dan dilestarikan," kata Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto, Rabu (9/3).


Dia mencontohkan, di Kalimantan terdapat ikan lokal seperti Papuyu dan Haruan yang harus didorong pengembangannya. Dengan adanya penguasaan terhadap teknologi pembenihan ikan lokal, lanjutnya, maka hal tersebut akan membantu melakukan restocking berbagai jenis ikan lokal guna meningkatkan populasinya di alam.
Ke depannya, ia menginginkan agar masyarakat dapat memanfaatkan ikan-ikan lokal sebagai sumber protein yang mudah didapat serta sebagai wujud dalam mengembangkan perikanan budidaya yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.


Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyambut dibukanya bisnis cold storage 100 persen bagi asing karena dapat memacu investor lokal untuk ikut berkontribusi positif dalam sektor tersebut.
Menurut Susi , dengan dibukanya investasi asing hingga 100 persen akan tercipta transfer teknologi dan pasar untuk memajukan sektor perikanan. "Mereka (asing) bawa teknologi demi kebaikan nelayan Indonesia, juga memacu industri lokal," katanya.


Menteri Kelautan dan Perikanan meminta investor lokal untuk ikut dalam bisnis di sektor hilir perikanan tersebut. "Jangan sampai kalah cepat (dengan investor asing)," katanya.

Baca juga: Pulau Terluar Ditarget Jadi Sentra Ekspor Perikanan

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA