Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Asumsi Harga Minyak akan Diturunkan di Kisaran 40 Dolar AS

Jumat 19 Feb 2016 13:53 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Nur Aini

Ilustrasi harga minyak mentah dunia.

Ilustrasi harga minyak mentah dunia.

Foto: EPA/Mark

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berniat mengoreksi angka asumsi harga minyak atau Indonesian Crude Price (ICP), menyusul rendahnya harga minyak dunia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menjelaskan, revisi akan dilakukan dalam kisaran 30 dolar AS sampai 40 dolar AS per barel, dari angka sebelumnya 50 dolar AS per barel.

"Saya belum bisa katakan itu, tapi taksiran saya (ICP) 30-40 dolar AS per barel lebih realistislah. (Terlebih) kalau Iran ikut serta dalam freeze (penahanan produksi) ini," ujar Sudirman usai melantik pejabat eselon 1 dan 2 di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, di Jakarta, Jumat (19/2). (Baca juga: Asumsi Harga Minyak di APBN akan Diturunkan)

Sementara bagi Indonesia, Sudirman mengatakan, penurunan harga minyak sendiri berdampak baik dan buruk sekaligus. Alasannya, harga yang rendah memberikan keuntungan sebagai negara importir sekaligus menjadi tantangan sebagai produsen.


"Syukur-syukur ada persetujuan lebih lanjut rapat khusus OPEC bahas ini. Bagi Indonesia juga plus minus karena kita masih bor dan masih andalkan sebagian pendapatan dari migas," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA