Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Menlu Inggris Sebut Putusan Panel PBB Konyol

Jumat 05 Feb 2016 18:07 WIB

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Teguh Firmansyah

Julian Assange

Julian Assange

Foto: EPA/Andy Rain

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond mengecam laporan kelompok kerja PBB tentang pendiri WikiLeaks Julian Assange. Hammond menyebutnya konyol dan mengatakan Assange adalah buronan.

Panel memutuskan, Assange mengalami penahanan sewenang-wenang di Kedutaan Besar Ekuador di London. Di sana, ia melarikan diri pada 2012 untuk menghindari ekstradisi ke Swedia.

"Terus terang, ini adalah temuan konyol oleh kelompok kerja dan kami menolaknya," ujar Hammond kepada ITV, Jumat (5/2).

Ia menjelaskan, kelompok kerja tersebut adalah kelompok yang terdiri dari orang-orang awam dan bukan pengacara. Walau bagaimanapun, Assange dianggap Inggris sebagai buronan yang bersembunyi di Kedubes Ekuador.

"Ia bisa keluar setiap saat ia mau, tapi dia harus menghadapi pengadilan di Swedia jika memilih untuk melakukannya," kata Hammond.

Assange diminta ke Swedia atas tuduhan pelecehan seksual. Namun, ia khawatir Swedia akan mengekstradisinya ke Amerika Serikat. Di sana ia bisa didakwa atas pembocoran yang dilakukan WikiLeaks.

Baca juga, PBB Dukung Pendiri WikiLeaks.

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA