Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Jatim Dorong Pariwisata Pulau Bawean

Ahad 31 Jan 2016 19:19 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Yudha Manggala P Putra

Pulau Bawean

Pulau Bawean

Foto: Google

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong sektor pariwisata di Pulau Bawean untuk menjadi Bali-nya Jatim. Terlebih setelah diresmikannya bandara perintis Harun Thohir di Kecamatan Tambak, Bawean, Kabupaten Gresik, Sabtu (30/1).

Gubernur Jatim, Soekarwo, mengatakan, potensi di Pulau Bawean sangat mendukung untuk memajukan sektor pariwisata di wilayah tersebut. Dengan beroperasinya bandara Harun Thohir, akan memudahkan aksesibilitas menuju Pulau Bawean.

“Keindahan dan potensi pariwisata Pulau Bawean sangat bagus dan tak kalah dengan Pulau Bali, di antaranya Pantai Mayangkara di Desa Kepuhteluk, Pantai Labuhan di Desa Tanjungori, Pantai Pasir Putih di Desa Sukaoneng, Pemandian Air Panas di Desa Gelang, dan Pulau Cina di Desa Telukjatidawang,” jelasnya dalam keterangan pers, Sabtu.

Oleh sebab itu, Pakde Karwo, sapaan akrabnya, berencana menjadikan Pulau Bawean sebagai destinasi pariwisata andalan Jatim. Namun, dia memastikan tidak akan menghilangkan kearifan lokal dan budaya khas di pulau tersebut. Sehingga, akan banyak peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Di sisi lain, dengan operasional bandara Harun Thohir, dinilai memiliki peran strategis bagi Jatim. Yakni, menjadi simpul transportasi penggerak roda perekonomian Jatim. Sehingga aksesibilitas dari dan ke Pulau Bawean dapat merangsang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, besarnya multiplier effect dari beroperasinya bandara Harun Thohir tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menggerakkan seluruh potensi ekonomi yang ada. “Konektivitas antar dan intra moda transportasi juga harus dioptimalkan untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan transportasi udara, terutama feeder dari dan menuju bandara,” ungkap Pakde Karwo.

Ke depan, Pemprov Jatim masih akan menggali potensi untuk memudahkan masyarakat dalam memanfaatkan transportasi udara. Pakde Karwo menargetkan membuka bandara di Pulau Kangean, Sumenep, Madura, dalam waktu dekat.

Setelah Bandara Harun Thohir diresmikan, dalam satu pekan akan ada dua kali penerbangan dari Surabaya ke Bawean dan dari Bawean ke Surabaya. Saat ini, harga tiket Bawean-Surabaya sebesar Rp 242.200, sedangkan dari Surabaya-Bawean sebesar Rp 302.200.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA