Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Jakarta tak Banjir, Penjualan Mobil Bekas Lampaui Target

Rabu 27 Jan 2016 12:58 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Penjualan Mobi Bekas. Pegawai mengelap mobil yang dipajang salah satu showroom di pusat penjualan mobil bekas Mangga Dua, Jakarta, Rabu (2/7).(Republika/ Wihdan).

Penjualan Mobi Bekas. Pegawai mengelap mobil yang dipajang salah satu showroom di pusat penjualan mobil bekas Mangga Dua, Jakarta, Rabu (2/7).(Republika/ Wihdan).

Foto: Republika/ Wihdan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jakarta yang belum diterpa banjir sepanjang Januari 2016 membuat penjualan kendaraan di bursa mobil bekas WTC Mangga Dua menembus angka 3.100 unit hingga pekan ketiga Januari. Pencapaian ini melampaui target pengelola sebanyak 3.000 unit per bulan.

"Jakarta yang belum banjir, menurut saya, mendorong penjualan mobil bekas bulan Januari ini melampaui target, mencapai 3.100 unit dari target 3.000 unit, padahal masih pekan ketiga," kata Herjanto Kosasih Senior Manager Marketing Pusat Mobil Bekas WTC Mangga Dua Jakarta, Selasa.

Herjanto menjelaskan pada Januari 2014 dan 2015 ketika Jakarta dilanda banjir penjualan mobil bekas di Mangga Dua lesu bahkan tidak mampu menembus penjualan 2.000 unit dalam sebulan.

Herjanto pun yakin dengan kondisi perekonomian yang membaik ditopang keadaan Jakarta yang jauh dari bencana banjir maka penjualan mobil bekas akan naik menjadi 3.500 unit per bulan.

"Tren di awal 2016 ini bagus sekali dibanding tahun lalu. Kalau keadaan ekonomi dan tidak ada banjir begini, saya optimistis bisa tembus 3.500 unit laku hingga akhir bulan Januari dan bulan-bulan berikutnya," kata dia.

Herjanto memaparkan pada akhir tahun 2015 pasar mobil bekas Mangga Dua berhasil menjual 37 ribu unit mobil bekas dan diprediksi pada tahun ini bisa melampaui jumlah itu. "Kami prediksi akan terjual 38 ribu unit mobil bekas hingga akhir tahun 2016," katanya. 

 

baca juga:

Mobil Amerika Serikat Belum Kuasai Pasar Indonesia

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA