Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Hanung Bramantyo Hadirkan Drama Komedi Talak3

Selasa 12 Jan 2016 10:59 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Laudya Cynthia Bella

Laudya Cynthia Bella

Foto: Republika/c24

REPUBLIKA.CO.ID, Awal tahun 2016, Hanung Bramantyo menghadirkan film baru bertajuk Talak3. Dalam film produksi MD Pictures Hanung bertindak sebagai produser, sekaligus merangkap Sutradara bersama Ismail Basbeth  yang pernah dinominasikan sebagai sutradara terbaik FFI 2015.

Film bergenre drama komedi yang pengambilan gambarnya dilakukan di Yogyakarta ini dibintangi oleh Reza Rahadian, Laudya C Bella, dan Vino G Bastian. Musiknya ditata dengan apik oleh Krisna Purna yang mendapat penghargaan sebagai penata musik terbaik di ajang FFI 2015.

Talak3 bercerita tentang pasangan suami-istri yang telah resmi bercerai namun masih menjadi rekan kerja yang kompak dalam berbisnis. Saat hendak memulai sebuah proyek, benih-benih cinta diantara keduanya kembali bersemi.

Singkat cerita, mereka berencana untuk rujuk, bukan hanya karena cinta lama bersemi kembali (CLBK), tapi juga demi kepentingan bisnis dan menyelamatkan kondisi keuangan keduanya.

Sesimpel itukah? Tentu tidak. Ketika bercerai, Bagas (Vino G Bastian) begitu emosinya hingga menjatuhkan talak3 kepada Risa (Laudya C Bella), yang artinya bila ada niatan untuk rujuk harus melalui Muhalil, yaitu seorang laki-laki lain menikahi pihak perempuan kemudian bercerai.

Demi memuluskan niatan ini, Bagas mencoba mengakali aturan dengan mencarikan suami kontrak untuk Risa. Beberapa calon dijajaki, mulai dari cowok ngocol, sampai motivator gadungan mereka temui. Tak satupun memenuhi syarat.

Pikir punya pikir akhirnya pilihan jatuh ke Bimo (Reza Rahadian), teman masa kecil Risa. Sejak kecil, Bimo selalu ada di samping Risa, dan selalu membantu Risa dalam kesusahan. Orangnya baik dan bertanggungjawab. Dalam proses merencanakan pernikahan palsu itu, terungkap bahwa sesungguhnya Bimo memang menyimpan rasa cinta yang besar dan mendalam kepada Risa. Itulah mengapa Bimo selalu rela berkorban untuk Risa.

Tahukah Bagas akan perasaan Bimo ini? Lalu bagaimana kelanjutan cinta segitiga antara Bagas-Risa-Bimo ini?

“Saya turun langsung menangani film ini dari awal hingga akhir, karena dalam Talak3 saya coba menyuguhkan sesuatu yang baru, segar dan kekinian. Jadi tidak boleh main-main. Boleh ngebanyol di film, tapi menggarapnya serius. Terlebih saya mendapat wewenang penuh dari Pak Manoj Punjabi (CEO MD Corp) untuk menggarap film ini, jelas saya tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan. Lucu tidaknya memang relatif, tapi dalam film ini saya yakin ada pembelajaran yang bisa dipetik. Silahkan lihat sendiri, Talak3 bulan Februari 2016”, jelas Hanung dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Selasa (12/1).



BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA