Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Hari Ini Puncak Arus Balik Dari Yogya

Ahad 03 Jan 2016 22:21 WIB

Rep: yulianingsih/ Red: Damanhuri Zuhri

 Sejumlah penumpang Kereta Api tiba di Stasiun Senen, Jakarta, Ahad (3/1).  (Republika/Yasin Habibi)

Sejumlah penumpang Kereta Api tiba di Stasiun Senen, Jakarta, Ahad (3/1). (Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Puncak arus balik libur tahun baru 2016 dari Yogyakarta diperkirakan akan terjadi pada Ahad (3/1). Hal ini setidaknya terlihat dari banyaknya penumpang angkutan kereta api (KA) dari Yogyakarta menuju kota lain di Indonesia.

Manajer Coorporate Communcation PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto mengatakan, Ahad (3/1) ini diperkirakan akan ada 33 ribu penumpang yang diangkut dari Daop VI ke Jakarta, Bandung dan Surabaya. "Itu perkiraan kita hingga malam nanti dan puncak arus balik ktra perkirakan juga hari ini," ujarnya, Ahad (3/1).

Menurut Eko, berdasarkan data hingga Sabtu (2/1) kemarin PT KAI Daop VI Yogyakarta sudah mengangkut 432.746 penumpang. Para penumpang diangkut melalui beberapa stasiun d Daop VI baik di Yogyakarta maupun Solo. "Itu data penumpang yang kita angkut sejak 20 Desember lalu," katanya.

Menurut Eko, meski sudah melampaui puncak arus balik, namun pihaknya mash tetap akan mengoperasikan KA tambahan. KA tambahan libur tahun baru ini rencana hanya dioperasikan hingga 3 Januari 2016.

Namun karena minat masyarakat pada 4 dan 5 Januari masih banyak, maka pihaknya berencana memperpanjang operasional KA tambahan tersebut.

KA tambahan ini adalah KA Argo Lawu, KA Sancaka dan KA Lodaya. "Penpanjangan operasional KA ttambahan ini kita sesuaikan kebutuhan masyarakat," katanya.

Menuruttnya berdasarkan evaluasi sementara, angkutan natal dan tahun baru d Daop VI Yogyakarta lancar dan tertib. "Tidak ada temuan yang berarti, semuanya lancar," ujar Eko.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA