Friday, 8 Safar 1442 / 25 September 2020

Friday, 8 Safar 1442 / 25 September 2020

Waspadai Longsor di Perbukitan Bengkulu

Kamis 24 Dec 2015 23:37 WIB

Red: Nur Aini

Longsor. Ilustrasi

Longsor. Ilustrasi

Foto: Republika/Edi Yusuf

REPUBLIKA.CO.ID,BENGKULU -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu Husni Mahyudin mengimbau warga yang bermukim di punggung perbukitan agar mewaspadai ancaman longsor, menyusul musim hujan yang melanda wilayah itu.


"Musim hujan bisa memicu pergeseran tanah dan potensi longsor juga tinggi, karena itu masyarakat agar waspada," kata Husni di Bengkulu, Kamis (24/12).


Selain warga yang bermukim di perbukitan, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai juga diimbau mewaspadai potensi banjir. Hingga saat ini, menurut Husni, belum ada laporan tentang bencana banjir dan longsor yang terjadi di daerah ini.

Menurut Husni, selain potensi banjir dan longsor, masyarakat juga perlu mewaspadai longsor di sejumlah jalur lalu lintas. "Terutama daerah gunung yang menghubungkan Kota Bengkulu hingga ke Kabupaten Kepahiang," ucapnya.


Pengguna jalan lintas barat dan lintas tengah Sumatera juga diimbau mewaspadai ancaman longsor. Ancaman longsor juga berpotensi terjadi di wilayah selatan yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Lampung.


Untuk menanggulangi longsor yang berpotensi terjadi di wilayah itu, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu untuk menyiagakan alat berat. "Kami juga menyiagakan dapur umum yang sewaktu-waktu bisa diturunkan saat tanggap darurat bencana," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Seksi Observasi Informasi Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Bengkulu, Sudiyanto mengatakan wilayah Bengkulu sudah memasuki musim hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. "Bengkulu sudah masuk musim hujan sehingga daerah yang rawan banjir dan longsor harus waspada," katanya. Baru-baru ini terjadi longsor di Kabupaten Bengkulu Tengah yang menimbulkan korban jiwa dan 14 orang belum ditemukan hingga saat ini.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA