Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Usut Provokator Ketegangan antara Umat Muslim dan Hindu di Bali

Senin 07 Dec 2015 16:48 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Andi Nur Aminah

Tengku Zulkarnain

Tengku Zulkarnain

Foto: Republika/Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain mengimbau Kepolisian Bali untuk menangkap provokator yang menyebabkan meningkatnya ketegangan antara umat Muslim dan Hindu di Bali. Menurutnya sudah ratusan tahun umat Muslim dan Hindu hidup damai di Bali.

"Anggota DPD yang satu itu memang sudah Islamophobia, dia harusnya tidak lolos jadi DPD karena tidak mengerti wawasan nusantara," ujar dia Republika.co.id, Senin (7/12).

(Baca Juga: Perwakilan Ulama Bali akan Laporkan Wedakarna). 

Tengku Zulkarnain sangat menyayangkan apalagi jika betul terbukti aksi pengrusakan masjid dilakukan oleh anak buah perwakilan DPD Bali I gusti Ngurah Arya Wedakarna. "Ini jelas akan memecah belah Indonesia. Dia tidak paham konsep NKRI dan Bali bukan daerah khusus," ujarnya. 

Dia mengatakan, selama ini Islam juga menghormati umat Hindu dengan ikut memadamkan listrik dan tidak memakai kendaraan bermotor saat Hari Raya Nyepi. Bahkan untuk shalat pun mereka tidak menggunakan pengeras suara. 

(Baca Juga: Penyerangan Masjid di Bali Karena Pencurian Kotak Amal).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA