Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Monday, 5 Jumadil Akhir 1442 / 18 January 2021

Terlalu Lama Menonton TV Bisa Buat Anda Jadi Bodoh

Ahad 06 Dec 2015 02:35 WIB

Red: Indira Rezkisari

Studi yang dilakukan universitas di Amerika menunjukkan mereka yang menonton TV paling banyak dua kali lipat memiliki fungsi mental yang lemah.

Studi yang dilakukan universitas di Amerika menunjukkan mereka yang menonton TV paling banyak dua kali lipat memiliki fungsi mental yang lemah.

Foto: pexels

REPUBLIKA.CO.ID, Ingin melakukan apa di akhir pekan ini? Bermalas-malasan di depan TV mungkin jadi salah satu jawabannya.

Coba hindarkan dulu rencana tersebut. Menonton televisi terlalu lama ternyata bisa merusakan kemampuan mental Anda, berdasarkan studi terbaru, dikutip dari Independent.

Peneliti dari universitas di California dan San Fransisco menemukan kaitan antara menonton TV dan fungsi kognitif. Hasilnya, seperti dipublikasikan dalam JAMA Psychiatry Journal, menemukan semakin banyak waktu yang dihabiskan depan TV makin parah pula kemampuan seseorang menyelesaikan tes kecerdasan.

Studi meneliti 3.247 orang dewasa usia 18 hingga 30 tahun. Mereka dikategori berdasarkan berapa lama mereka rata-rata menonton TV dan lalu dites kemampuan kecepatan dan verbalnya.

(baca: Aturan 20 Pangkat 3 Jaga Kesehatan Mata Depan Komputer)

Secara umum hasil menunjukkan mereka yang menonton TV paling banyak dua kali lipat memiliki fungsi mental yang lemah.

Lamanya waktu di depan TV dan rendahnya aktivitas fisik di masa dini dewasa diasosiasikan dengan buruknya kemampuan mengeksekusi dan rendahnya kecepatan di usia pertengahan. Studi ini adalah satu satu penelitian awal yang mendemonstrasikan banyaknya menonton TV mendorong percepatan penuaan fungsi kognitif bahkan sebelum usia pertengahan.

Laporan menyebut, perilaku seperti ini namun tidak terasosiasi dengan memori verbal. "Partisipan dengan pola perilaku aktif paling kurang, misalnya lama menonton TV dan minim aktivitas fisik, akan lebih mungkin mengalami penurunan fungsi kognitif."

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA