Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Kunjungan Wisman ke Solo Turun Drastis

Kamis 03 Dec 2015 13:37 WIB

Rep: Edy Setiyoko/ Red: Winda Destiana Putri

Sejumlah wisatawan menikmati perjalanan mereka dengan menggunakan mobil jip pada reli wisata di kawasan Gunung Merapi, Yogyakarta, Kamis (12/11).   (Antara/Saptono)

Sejumlah wisatawan menikmati perjalanan mereka dengan menggunakan mobil jip pada reli wisata di kawasan Gunung Merapi, Yogyakarta, Kamis (12/11). (Antara/Saptono)

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Lemahnya pertumbuhan ekonomi global berdampak negatif terhadap kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Solo, Jateng.

Berdasar hitungan BPS (Badan Pusat Statistik), angka penurunan hingga akhir Oktober mencapai 48.82 persen.

''Penurunan angka kunjungan Wisman ke Solo cukup signifikan bila dibandingkan kunjungan bulan-bulan sebelumnya,'' R Bagus Rahmat Susanto, Kepala BPS Solo, Kamis (3/12).

Data BPS menunjukkan merujuk data penerbangan di Bandara Internasional Adisumarmo, Solo. Pada September 2015 jumlah wisman yang datang mencapai 805 orang. Angka ini menurun drastis Oktober, hanya sekitar 412 orang. Penurunan kunjungan diperkirakan pada bulan-bulan berikutnya.

Salah satu faktor yang menyebabkan turunnya jumlah kunjungan Wisman, menurut R Bagus, lantaran untuk penerbangan Solo-Singapura dari Bandara Internasional Adi Sumarmo dihentikan oleh pihak maskapai penerbangan.

Jika sebelumnya Wisman dari Singapura mencapai 135 orang pada Oktober ini, hanya tinggal tersisa satu orang, Malaysia dari 435 orang menjadi 306 orang, Thailand dari 26 orang menjadi sembilan orang, Australia dari delapan orang menjadi tujuh orang.

Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, penurunan jumlah Wisman tersebut sangat drastis. Dari 1.122 orang pada Oktober 2014 menjadi 412 orang pada Oktober 2015.

Kendati jumlah kunjungan Wisman yang datang ke Solo pada Oktober 2015 turun, namun pemetintah daerah menyampaikan jika jumlah penumpang domestik yang datang justru melonjak sekitar 16,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal sama, juga terjadi pada keberangkatan penumpang domestik yang naik sekitar 21,55 atau 56.031 orang pada September 2015 menjadi 68.105 orang pada Oktober 2015.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA