Tuesday, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

Tuesday, 18 Muharram 1441 / 17 September 2019

Hari Guru

Mengabdi 20 Tahun, Guru Daerah Terpencil Ini Dapat Penghargaan

Rabu 25 Nov 2015 11:13 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Siswa SD di daerah pelosok Kalimantan Tengah.

Siswa SD di daerah pelosok Kalimantan Tengah.

Foto: Republika/Erik Purnama Putra

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNG -- Sebanyak sembilan guru yang mengabdi di daerah terpencil mendapat penghargaan dari Bupati Tabalong, Kalimantan Tengah. Para guru tesebut telah mengabdi minimal selama 20 tahun di wilayah terpencil. 

Bupati Tabalong,  Anang Syakhfiani menyerahkan penghargaan tersebut bertepatan dengan peringatan HUT ke-70 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Para guru yang mendapatkan penghargaan itu antara lain Kepala Sekolah SDN Kuwari, Subhan dengan masa pengabdian 21 tahun, dan Kepala Sekolah SD Negeri Sei Missim dengan masa pengabdian 20 tahun. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong Marzuki Hakim mengatakan guru yang mendapat penghargaan itu termasuk juga kepala sekolah dan guru SD di Desa Dambung, Desa Panaan, Dusun Meho dan Sungai Missim. "Mereka juga mendapatkan penghargaan atas pengabdiannya selama bertugas di daerah terpencil," ujarnya, Rabu (25/11). 

Selain memberikan penghargaan bagi guru di daerah terpencil, peringatan HUT ke-70 PGRI juga diikuti dengan penyerahan bantuan kesejahteraan pegawai yang meninggal masing-masing Rp 1 juta dan bantuan bagi pegawai yang opname di rumah sakit sebesar Rp 750 ribu.

Peringatan HUT PGRI digelar di Taman Kota Tanjung dengan pembina upacara Bupati Tabalong diikuti ratusan guru dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tabalong serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Sambutan Ketua Umum PB PGRI yang dibacakan Bupati Tabalong menyebutkan usia PGRI ke-70 merupakan usia yang matang sebagai organisasi profesi, organisasi perjuangan dan organisasi ketenagakerjaan yang dikenal sebagai jati diri organisasi sejak awal berdirinya 1945.

"Sebagai organisasi profesi guru, PGRI telah memiliki instrumen penting sebagai bingkai mentalitas dan moralitas guru dalam bekerja yaitu kode etik guru dan Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI)," kata Anang.

Usai menghadiri peringatan HUT PGRI, Bupati Tabalong juga melantik pengurus PGRI Kabupaten Tabalong di Gedung Saraba Kawa Tanjung, dan Ketua 1 PGRI Kabupaten Tabalong dipegang Erwan Mardani yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bappeda setempat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA