Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Sinergi Berbagai Pihak Penting Wujudkan Akses Air dan Sanitasi

Senin 16 Nov 2015 07:30 WIB

Red: Hazliansyah

Warga dan anak-anak mengisi air bersih ke dalam jerigen dan ember saat mendapatkan bantuan air bersih di wilayah Kampung Melayu Besar, Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (8/11).  (Republika/Prayogi)

Warga dan anak-anak mengisi air bersih ke dalam jerigen dan ember saat mendapatkan bantuan air bersih di wilayah Kampung Melayu Besar, Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (8/11). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menargetkan pencapaian 100 persen akses air minum dan sanitasi (Universal Access) di tahun 2019.

Ellena Rahmawati, aktivis lingkungan yang juga Direktur Eksekutif Yayasan Masyarakat Peduli Nusa Tenggara Barat (YMP-NTB) mengatakan, diperlukan sinergi berbagai pihak dan komitmen dalam mewujudkan hal tersebut. Semua pihak harus memiliki tekad melakukan perubahan agar menjadi lebih sejahtera.

“Setelah itu, seluruh pihak dapat melakukan mengumpulkan fakta dan membangun rencana aksi untuk diimplementasikan bersama.  Seluruh pihak juga harus terus menerus menggaungkan isu ini untuk mendapatkan dukungan yang lebih luas,” ujar Ellena.

Hal itu dikatakan Ellena dalam Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) 2015 lalu.

Ia mencontohkan program peningkatan akses air bersih dan penyehatan lingkungan yang berlangsung di dusa desa di Lombok Timur. Program tersebut telah berlangsung dari bulan April 2015 yang merupakan hasil kerja sama antara AQUA Grup, YMP-NTB, Pemerintah Daerah dan didukung oleh Pokja AMPL Nasional.  

“Pemilihan lokasi karena kedua desa tersebut termasuk dalam peta rawan sanitasi dan air bersih, serta kondisi obyektif masyarakat yang memang membutuhkan sarana air bersih dan sanitasi," jelas Ellena.

Dalam kemitraan multi pihak ini masyarakat memiliki peranan penting. Hal itu terlihat dari swadaya warga membangun sarana air bersih, dengan mengeluarkan uang untuk membeli material dan bergotong royong memasang pipa lebih dari 35 kilometer. Pemerintah Daerah memainkan perannya dengan menyediakan sambungan rumah bagi lebih dari 3.500 keluarga.

Sementara AQUA Grup bersama-sama dengan YMP-NTB berperan memfasilitasi seluruh proses pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas serta penyediaan material non-lokal dan pipa air bersih.

Program yang akan berakhir 12 bulan ke depan ini pada akhirnya diharapkan dapat memberikan manfaat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA