Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Kediaman Pak Raden Masih Sepi Pelawat

Sabtu 31 Oct 2015 03:38 WIB

Rep: C23/ Red: Bayu Hermawan

Pak Raden

Pak Raden

Foto: Agung Fatma

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia. Drs Suyadi (82), pemeran Pak Raden dalam serial Si Unyil meninggal dunia pada Jumat (30/10) pukul 22.20 WIB.

Saat ini jenazah Pak Raden sudah berada di rumah duka, di Jalan Petamburan III nomer 27, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Jenazah Pak Raden disemayamkan di ruang tengah rumah.

Sesaat setelah jenazah tiba di rumah, kerabat dan pembantu rumah tangga Pak Raden kemudian menggelar pengajian. Berdasarkan pantau Republika.co.id, saat ini belum banyak orang yang datang melayat ke rumah duka, selain kerabat dekat Pak Raden.

Drs Suyadi meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Pelni Petamburan, Jakarta Barat. Manajer Pak Raden, yakni Prasodjo Chusnato mengaku belum mengetahui penyebab pasti meninggalnya tokoh pencipta boneka 'Si Unyil' tersebut.  Namun, setelah 13 tahun mendampingi almarhum, Prasodjo mengatakan Pak Raden memang kerap mengeluh sakit pada kakinya.

"Hampir 80 persen, keluhan sakit Bapak (Pak Raden) itu di kaki. Dia memang sakit rematik dan asam urat," jelasnya di kediaman Pak Raden, Sabtu (31/10).

Ia juga menerangkan dalam kurun setahun terakhir, Pak Raden rutin melakukan kontrol untuk penyakitnya tersebut. "Sebulan dua kali kontrol ke dokter," ucapnya.

Dan pada pagi Pak Raden dilarikan ke RS Pelni, yakni Jumat (30/10) sekitar pukul 04:00 WIB, Prasodjo mengatakan kondisi badan  almarhum cukup panas. Panasnya badan Pak Raden, kata dia, masih terasa hingga ajal menjenguknya.

"Saya tidak tahu, apakah panasnya dari situ (rematik dan asam urat) juga atau tidak," ujarnya.

Setelah meninggal, Prasodjo sempat membuat catatan untuk mengenang kepergian Pak Raden pada akun sosial medianya. Catatan dan kabar duka itupun seketika menyebar dan diketahui publik.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA