Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Local Food Day 2015

Komunitas Go Pangan Lokal Ajak Masyarakat di Seluruh Nusantara

Ahad 18 Oct 2015 11:20 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Kampanye Go Pangan Lokal

Kampanye Go Pangan Lokal

Foto: MITI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada awal tahun 2013, Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia membuat sebuah riset  mengenai  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  keputusan  membeli  pada  konsumenwaralaba restoran lokal dan asing. Riset ini dilakukan di empat kota besar di Indonesia, yaituJakarta, Bandung, Surabaya dan Yogyakarta dengan melibatkan total 500 responden.

Hasil riset preferensi konsumen menunjukkan konsumen waralaba asing memliki pelanggan lebih banyak dari restoran waralaba lokal. Hasil analisis data tim Kajian MITI  memperlihatkanfrekuensi kunjungan responden restoran  waralaba  lokal  yang lebih  dari  lima  kali  dalamsebulan hanya 38,4 persen, sedangkan responden restoran waralaba asing berkunjung lebih dari lima kali  sebulan (72,4 persen).

Temuan riset ini secara tidak langsung menggambarkan kecenderungan masyarakat yangmemilih pangan asing dari pada pangan lokal. Padahal, sistem pangan lokal memberikanbeberapa  keunggulan  dibandingkan  pasar  konvensional  dan  global  termasuk  manfaatsosial, ekonomi dan lingkungan.

Berangkat dari hasil riset tersebut, Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI) Klaster  Mahasiswa kembali menggalakkan  Go  Pangan  Lokal  2015. Gerakan kampanye ini dilakukan melalui media sosial dan  aksi simpatik di jalan untuk mengajak masyarakat setempat.  

Talkshow outdoor dengan beberapa praktisi, akademisi dan penggiat produk pangan lokal dalam  rangka sosialisasi dan informasi terkait manfaat produk pangan lokal. Serta gerai pangan lokal untuk memperkenalkan aneka ragam produk pangan  lokal nusantara.

Rangkaian Kampanye Go Pangan Lokal 2015 sebelumnya telah dimulai pada awal Mei 2015  dan  berakhir  pada  puncak Local Food  Day 2015, Ahad  (18/10). Hal ini juga dalam  rangka memperingati Hari Pangan Sedunia serentak di  10 kota besar di  Indonesia. Kota-kota yang menyelenggarakan Local Food Day 2015 yaitu, Jakarta, Medan, Riau, Makassar, Semarang, Bengkulu,  Yogyakarta,  Kendari,  Palangkaraya, dan Gorontalo.  

Dengan mengusung tema “Indonesian Local Food, International Best Food Products”,  Go Pangan Lokal 2015 merangkul berbagai lembaga untuk bekerjasama mendukung panganlokal seperti Dompet Dhuafa, Indonesia Bangun Desa, Banten Bangun Desa, Gerakan CintaAnak Tani, Edukasi Gizi, Perhimpunan Petani Nelayan Sejahtera Indonesia,  Youth FoodMovement, Himpunan  Mahasiswa  Peduli Pangan Indonesia, Serikat Petani Indonesia, Kementerian Pertanian  RI, Dinas Pertanian Daerah, Badan Pengkajian  dan Teknologi Pertanian Daerah.

Go Pangan Lokal  2015 juga bekerjasama secara masif dengan Unit Kegiatan Mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia yakni Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Institut  Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, UIN Sunan Gunung Djati, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Jendral Ahmad Yani, Universitas Gajah Mada, Universitas  Islam Indonesia,  Universitas Negeri Yogyakarta, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Muhammadiyah Yogya, STIMIK AMIKOM  Yogyakarta.

Kemudian Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Negeri Semarang, Universitas  Sultan Agung, Universitas  Diponegoro, IKIP PGRI Semarang, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan,  Universitas Muslim Nusantara, Universitas Hasanuddin, Universitas Mulawarman, dan universitas-universitas lain  diIndonesia yang berjumlah 82 universitas.

Didukung  oleh  Kementerian  Pertanian  RI  dan  Sekretaris  Kabinet  Republik  Indonesia,Komunitas Go Pangan Lokal diharapkan dapat menjadi penggerak promosi pangan lokalIndonesia di seluruh dunia dengan jejaring MITI Klaster Mahasiswa yang luas. Komunitas inijuga harus menjadi sarana penyadaran kepada masyarakat untuk kembali mencintai panganlokal khas Indonesia yang dihasilkan dari hasil bumi Indonesia.

Dengan bergerak bersama merangkul  berbagai  lapisan  masyarakat,  MITI  KM  berharap  dapat  berkontribusi  dalamusaha perwujudan kedaulatan pangan Indonesia. Peduli pangan lokal untuk membangundaya saing dan kedaulatan pangan Indonesia. Go Pangan Lokal!

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA