Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Yogurt Bebas Gula, Baikkah?

Selasa 15 Sep 2015 15:01 WIB

Rep: MGROL 47/ Red: Indira Rezkisari

Yogurt berbahan dasar santan memiliki kalori lebih banyak dibanding yogurt dari susu sapi.

Yogurt berbahan dasar santan memiliki kalori lebih banyak dibanding yogurt dari susu sapi.

Foto: wikipedia

REPUBLIKA.CO.ID, Yogurt sudah lama dikenal sebagai makanan yang baik. Kandungan kalsiumnya yang kaya serta proteinnya membuat yogurt menjadi makanan wajib bagi mereka yang sedang diet, atau sekadar ingin hidup sehat.

Namun, ada banyak pilihan yogurt di pasaran. Mulai dari yogurt tanpa rasa, yogurt dengan tambahan buah, hingga yogurt yunani yang sedang populer. Pilihan akan yogurt tidak berhenti di situ. Setidaknya masih ada dua macam lagi yogurt yang bisa jadi pilihan, seperti dikutip dari News.com.au.

Yogurt diet, bebas gula atau tanpa tambahan gula
Yogurt semacam ini sering dibuat dengan susu skim. Umumnya namun mengandung pemanis buatan dan bahan tambahan. Beberapa merek juga mungkin menambahkan bahan pengental, inulin atau semacam serat, gums, gelatin atau pektin bagi stabilisator yogurt. Selalu cek label agar mendapatkan yogurt terbaik yang Anda inginkan.

Yogurt berbahan santan
Sama seperti minyak kelapa, yogurt dari santan bisa memiliki jumlah kalori lebih banyak juga lemak jenuh lebih tinggi dibanding susu sapi. Tapi juga lebih irit dari segi kadar kalsium dan protein.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA