Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Turki vs Belanda, Pertarungan Antar Gengsi

Ahad 06 Sep 2015 10:10 WIB

Rep: c17/ Red: Fernan Rahadi

Pemain Timnas Belanda melakukan selebrasi usai menjebol gawang Spanyol di laga grup Piala Dunia 2014 Brasil.

Pemain Timnas Belanda melakukan selebrasi usai menjebol gawang Spanyol di laga grup Piala Dunia 2014 Brasil.

Foto: Reuters/Tony Gentile

REPUBLIKA.CO.ID, Ajang kualifikasi Euro 2016 Grup akan mempertemukan tim nasional Turki melawan Belanda di Stadion Torku Arena pada, Ahad (6/9) malam. Kedua tim sangat membutuhkan kemenangan guna menjaga asa lolos ke putaran final.

Belanda kini masih di posisi ketiga. Sedangkan Turki berada di peringkat keempat dengan terpaut dua poin. Partai  ini akan menjadi ajang saling jegal bagi kedua negara tersebut.

Kedua tim telah bertemu lebih dulu pada putaran pertama yang berlangsung di Amsterdam Arena. Laga yang berlangsung 28 Maret lalu itu berakhir imbang 1-1. Tim Oranye sempat kerepotan dengan gol awal yang dilesatkan Burak Yilmaz. Baru pada menit-menit terakhir Wesley Sneijder mampu menyamakan kedudukan.

Tampaknya hal tersebut tak ingin diulang lagi oleh Belanda. Pelatih Belanda yang baru saja menjabat, Danny Blind menginginkan De Oranje tampil mengesankan dengan berhasil membawa pulang tiga poin dari markas lawan.

Pelatih berusia 54 tahun itu akan mengandalkan Klaas Jan Huntelar, Memphis Depay, Robin van Persie dan Arjen Robben di lini depan. Sedangkan lini belakang akan dipercayakan kepada sang putra yang tampil cukup konsisten bersama Manchester United.

Skema 4-3-3 masih tetap menjadi andalan utama eks bek Ajax Amsterdam tersebut. Sebelumnya, Blind baru saja mendapuk Robben menjadi kapten timnas Belanda. Beberapa hari lalu media pun mengabarkan jika ban kapten diemban oleh Robben, setelah sebelumnya dipegang Robin van Persie.

Van Persie sendiri tetap masuk dalam daftar nama pemain yang dipanggil oleh Blind. Hanya saja, ia akan kehilangan ban kapten yang sudah dipegangnya sejak era kepelatihan Louis van Gaal serta Guus Hiddink.

Seperti dikutip dari Reuters, Blind menjelaskan jika dirinya tidak membuat pilihan berdasarkan basis kualitas sepak bola mereka."Perihal bimbingan dan kepemimpinan mereka terhadap rekan-rekan setimnya, van Persie dan Robben tidak inferior satu sama lain. Mereka memiliki dua kepribadian yang berbeda," paparnya dalam situs resmi KNVB.

"Saat ini saya memerlukan pemimpin untuk menjadi begitu menonjol di lapangan. Saya telah meminta kepada Robin (Van Persie-red) untuk menjadi wakil kapten dan gembira karena ia telah menerima peran itu," sambung sang pelatih.

Sang pelatih baru telah memangkas timnya dari susunan pendahuluan pekan lalu dari 31 pemain menjadi 23 pemain. Ia juga memutuskan mengikutsertakan dua bek minim pengalaman Jairo Riedewald dan Kenny Tete, serta mengonfirmasi kembalinya pemain Newcastle United Vurnon Anita, yang terakhir kali memperkuat Belanda pada 2010 silam.

Di sisi lain, manajer Turki, Fatih Terim akan mempercayai motor serangan Ay-Yildizlilar, julukan bagi timnas Turki, kepada Ardan Turan. Pemain yang baru bergabung bersama Barcelona itu dinilai memiliki kekuatan dan mentalit juara. Terim pun memuji Turan sebagai Messi-nya Turki. Sementara itu, di lini depan striker gaet Galatasaray, Burak Yilmaz akan kembali diandalkan untuk menjebol gawang lawan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA