Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

MPR RI: Indonesia Harus Bijak Kelola Sumber Daya Laut

Jumat 04 Sep 2015 17:36 WIB

Red: Taufik Rachman

Ketua MPR RI Dr. Zulkifli Hasan, SE.,MM sampaikan tiga hal yang menjadi modal keberhasilan Indonesia  masa depan dihadapan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Kamis(3/9).

Ketua MPR RI Dr. Zulkifli Hasan, SE.,MM sampaikan tiga hal yang menjadi modal keberhasilan Indonesia masa depan dihadapan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Kamis(3/9).

Foto: dok: Unsoed

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan, Republik Indonesia harus bijak dalam mengelola sumber daya alam di sektor kelautan dan perikanan apalagi mengingat besarnya potensi yang dimiliki oleh berbagai daerah di Tanah Air.

"Ke depan, Indonesia harus lebih bijaksana dalam memanfaatkan dan menjaga kekayaan alamnya. Salah satunya adalah kekayaan alam laut," kata Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Apalagi, menurut Zulkifli, selain potensi ikan, keindahan alam laut Indonesia juga memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan.

Ketua MPR mengungkapkan, beberapa daerah di Tanah Air yang memiliki potensi sektor kelautan dan perikanan, antara lain Raja Ampat (Papua Barat), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), serta Nusa Peninda (Bali).

"Indonesia adalah negara yang kaya raya, bahkan nyaris tidak ada negara yang sekaya indonesia. Jumlah pulaunya saja lebih dari 17.000. Kekayaan alam yang ada di bumi Indonesia sangat melimpah. Salah satunya ditandai dengan kekayaan ekosistem, yang sangat beragam," katanya.

Namun, ia menyayangkan bahwa kekayaan itu tidak diikuti rasa syukur yang memadai. Karena kurang pandai dalam bersyukur, maka kekayaan Indonesia yang banyak itu diambil alih oleh orang lain tanpa diketahui bangsa Indonesia sendiri.

Kondisi itu, ujar dia, juga dinilai sangat mengkhawatirkan dan karena itu harus dijaga agar pencurian seperti itu tidak berlanjut. Untuk itu, perlu dibutuhkan antara lain anak-anak muda yang berpendidikan tinggi sehingga memiliki kemampuan untuk berkontribusi pada pembangunan.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler