Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Ratusan Anak se-Indonesia Ikuti Final Race For Survival

Sabtu 29 Aug 2015 12:20 WIB

Rep: c15/ Red: Hazliansyah

 Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise (kanan),  Menteri Hukum dan Ham, Yasona Laoly (tengah) dan  Wagub Jabar, Dedy Mizwar (kiri) saat peresmian program Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dan Lembaga Penempatan Anak Sement

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise (kanan), Menteri Hukum dan Ham, Yasona Laoly (tengah) dan Wagub Jabar, Dedy Mizwar (kiri) saat peresmian program Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dan Lembaga Penempatan Anak Sement

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Ratusan anak dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti ajang lari estafet. Perlombaan ini diselenggarakan sebagai ajang estafet harapan anak-anak Indonesia kepada negara.

Acara yang diselenggarakan Save The Children ini merupakan ajang tahunan yang mengusung tema perlindungan anak.

Dari 2.800 anak yang mengikuti perlombaan ini, nantinya ada sekitar 1 tim terdiri dari 10 orang yang akan mewakili Indonesia diajang Race For Survival di Kantor PBB, New York.

"Melalui ajang lari estafet ini sejatinya, anak anak sedang mengestafetkan mimpi dan harapannya untuk kehidupan anak Indonesia yang lebih baik," ujar Ketua Save The Children, Salina Sumbung di GOR Soemantri Bodjonegoro, Sabtu (29/8).

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPD RI, Irman Gusman, Menteri Perlindungan Perempuan dan Anak, Yohanna Yambise serta Anggota Komisi IX, Irma Suryani.

Yohanna dalam sambutannya mengapresiasi semangat seluruh anak di Indonesia. Ia berjanji dan akan menjamin keberlangsungan hidup dan kesejahteraan anak di Indonesia.

"Ada 87 juta anak di Indonesia. Dari sekian banyak itu merupakan tanggung jawab negara menjamin keberlangsungan hidup mereka," ujar Yohanna saat membuka acara tersebut.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA